Pemeriksaan ratusan ASN Dinsos Provinsi oleh BNNP, Selasa (01/08/2017)
Bengkulu, Klikwarta.com - Dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang ada di Provinsi Bengkulu terkusus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Provinsi Bengkulu. Selasa (01/8/2017), Sebanyak 108 ASN di Dinas Sosial Provinsi Bengkulu melakukan pemeriksaan bebas narkoba.
Suraidah selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkoba Narkotika Provinsi (BNNP) Bengkulu menyatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu program pemerintah Provinsi Bengkulu dalam upaya pencegahan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyalah gunaan narkoba dan perdaran narkoba.
Suridah menyatakan sampai saat ini dari jumlah 108 ASN belum ditemukan ASN yang menggunakan narkoba. "Sampai saat ini semuanya masih bersih," sampai Suridah.
Dalam hal pemeriksaan, Suridah menjelaskan ada 6 parameter pemeriksaan yaitu:
1. THC
2. METAMIN
3. ANPETAMIN
4. KOKAIN
5. HEROIN
6. BZU
Suridah menambahkan seluruh OPD akan dilakukan pemeriksaan terkait penyalahgunaan narkoba, pada saat ini pihak Pemda sudah membentuk beberapa tim yaitu tim Lakesda, BNN, RSC dan RS Bayangkara.
Sementara itu BNN sendiri melakukan pemeriksaaan terhadap Biro Umum, Biro Pemerintahan umum dan Kesra, Satpol PP, Dinas sosial, Dinas Pekerjaan Umum
terbagi menjadi tata ruang dan perumahan rakyat. Pihak BNN sudah melakukan pemeriksaan terhadap Biro Umum, Biro Pemerintahan umum dan Kesra, Satpol PP dan Dinas sosial.
Dari beberapa OPD yang telah diperiksa saat ini belum ditemukan ASN yang menggunakan narkoba.
"Sampai saat ini belum ada temuan, InsyaAllah jangan sampai ada temuan dan mudah-mudahan ASN kita bersih semua," ungkapnya.
Suridah juga mengatakan untuk jumlah ASN yang sudah diperiksa pihaknya belum bisa membeberkan jumlahnya secara akurat, karena masih banyak ASN yang dinas luar. Namun sampai saat ini BNNP kurang lebih sudah melakukan pemeriksaan terhadap 1000 ASN.
Sementara itu untuk kabupaten. Suridah mengatakan wilayah Seluma sudah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 5000 ASN pada tahun 2015 dan Bengkulu utara juga sudah melaksanakan pemeriksaan pada tahun 2016.
"Untuk tahun 2017 Kabupaten dan Kota Belum akan melakukan pemeriksaan, masih difokuskan terhadap Pemda Provinsi," tambahnya. (Ferdi)








