Potret Rumah Tak Layak Huni di Aceh Timur, Warga Inginkan Bantuan

Minggu, 06/11/2022 - 14:08
Kediaman Sumiati, Warga Dusun Emplasmen P Baru, Desa Perk Julok Rayeuk Utara, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur

Kediaman Sumiati, Warga Dusun Emplasmen P Baru, Desa Perk Julok Rayeuk Utara, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur

Klikwarta.com, Aceh Timur - Beratapkan daun rumbia, reot dan usang, dinding papan hingga gedek bambu berdiri tegak menjadi kediaman puluhan warga kurang mampu di Kabupaten Aceh Timur. 

Keluh harapan terus disuarakan masyarakat dibawah garis kemiskinan itu. Tindakan pemerintah turut membantu memberikan rumah laik sangat diharapkan. Terlebih, lapangan pekerjaan dan juga peluang usaha untuk membangkitkan ekonomi sangat dibutuhkan.

1. Puluhan Rumah di Desa Seuneubok Rambong Tak Layak Huni

a

Puluhan rumah di Desa Seuneubok Rambong, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur sangat memprihatinkan rata-rata masih memakai atap rumbia, tepas dan papan, kayu serta tripleks. 

Dari penulusuran media ini, Sabtu (30/07/2022), hampir semua rumah tidak layak huni tersebut dengan kondisi dinding sudah lapuk, bahkan ada yang sudah bolong. Namun mereka tetap bertahan, pasalnya pendapatan yang pas-pasan tidak mampu untuk membenah rumahnya. 

Baca: Puluhan Rumah di Desa Seuneubok Rambong Aceh Timur Tak Layak Huni, Butuh Sentuhan Pemerintah

2. Lima Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Dusun Kuta Batee, Desa Gampong Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk

B

Sebanyak lima Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Dusun Kuta Batee, Desa Gampong Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur terancam dibawa oleh arus saat musim penghujan, bahkan hingga banjir melanda yang tidak tahu kapan tiba. 

Hal ini membuat mereka terkadang was-was menempati rumah dipinggiran sungai, apa boleh buat pendapatan mereka tidak seberapa otomatis mau tidak mau harus menelan pahit.

Namun masyarakat yang tinggal disana tetap bersyukur dan berdoa agar ada uluran tangan dermawan dan pemerintah. 

Baca : Potret RTLH di Aceh Timur, Warga Kurang Mampu Butuh Aksi Cepat Pemerintah

3. Warga Dusun Teladan, Desa Paya Ketapang, Kecamatan Sungai Raya Tinggal di Gubuk Reot 3x3 Meter

f

Beginilah kehidupan Warga Dusun Teladan, Desa Paya Ketapang, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur yaitu Sulaiman (52) tinggal di gubuk reot yang berukuran 3x3 M. 

Keseharian Sulaiman adalah sebagai petani dan terkadang juga pergi ke laut (nelayan). Sudah terhitung empat tahun dirinya tinggal dirumah dengan kondisi yang memprihatinkan pasalnya rumah yang dia tempati saat ini di meteran nya sudah disegel oleh pihak PLN karena telat membayar listrik dikarenakan tidak ada biaya. 

Media ini mendatangi kediaman Sulaiman, kemudian dia mengatakan bahwa dia meminta pertolongan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yakni Pj Bupati Aceh Timur Ir. Mahyuddin agar dirinya bisa menempati rumah yang lebih layak untuk ditempati. 

Baca: Tinggal di Gubuk Reot 3x3 Meter, Warga Ini Harapkan Pj Bupati Aceh Timur Bantu Rumah Layak Huni

4. Enam Tahun Warga di Dusun Peutua, Desa Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong tinggal di rumah Reot

f

Kurang lebih 6 tahun lamanya empat orang anak yang bernama Askianazila (10), Auratul Husna (11), Dara Humairah (6) dan Khalisa Salsabila (1) tinggal dirumah yang tidak layak huni, tepatnya di Dusun Peutua, Desa Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Keempatnya saat ini tinggal bersama kedua orang tuanya, menurut data yang diperoleh Kepala Keluarga bernama Hendra Wijaya (38) kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan untuk mencukupi kebutuhan keluarga kecilnya.

Dari pantauan media ini di lokasi rumah yang beratapkan rumbia yang sudah bocor hampir mencapai keseluruhan rumah mereka, bahkan diperparah lagi kondisi dinding rumah juga sudah lapuk dan disisih oleh kulit batang pinang serta memakai terpal plastik untuk tepian hujan.

Baca: 6 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Irmawati Harapkan Ini dari Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Timur

5. Seorang Nenek di Dusun Teumpok Teungoh, Desa Paya Lipah, Kecamatan Peureulak Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

r

Seperti yang terpantau oleh media ini di Dusun Teumpok Teungoh, Desa Paya Lipah, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur seorang nenek bernama Tiayat (92) tinggal disebuah rumah dengan kondisi yang memprihatinkan, pasalnya atap rumah bocor dan bolong. 

Diketahui Tiayat mempunyai tiga orang anak dan ketiganya sudah berkeluarga serta sudah mempunyai cucu, akan tetapi mereka tidak ada biaya untuk membantu atau membangun rumah bagi Nek Tiayat. 

Saat media ini mendatangi kediaman Tiayat, dirinya berharap kepada Pemerintah atau pihak terkait agar bisa mendapatkan rumah yang layak untuk dihuni. 

Baca: Seorang Nenek di Peureulak Tempati Rumah Tidak Layak Huni

6. Pasutri di Dusun Keude Rabo Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

s

Pasangan Suami Istri ini, Muhammad (35) dan istrinya Tiaminah (30), saat ini hidup dibawah garis kemiskinan dan tinggal di rumah yang tak layak huni, tepatnya di Dusun Keude Rabo Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Pasutri tersebut saat ini memiliki tiga orang anak yang pertama Muhammad Fadil 12 tahun, Jamaluddin 7 tahun dan ketiga Rafamaulana 2,5 tahun. Dari keterangan Tiaminah bahwa suaminya saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap alias hanya serabutan. 

Tiaminah membeberkan segala kekurangannya saat ini untuk makan sehari-hari susah, termasuk untuk membuat rumah yang layak huni.

Baca: Jeritan Kemiskinan Masyarakat di Daerah Otonomi Khusus 

(Red)

Berita Terkait