Pemkab Jember Perluas Akses Kerja, 59 Perusahaan Buka 2.873 Lowongan

Jumat, 28/08/2026 - 16:16
Pemkab Jember Perluas Akses Kerja, 59 Perusahaan Buka 2.873 Lowongan

Pemkab Jember Perluas Akses Kerja, 59 Perusahaan Buka 2.873 Lowongan

Klikwarta.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat upaya perluasan kesempatan kerja sebagai bagian dari strategi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui Jember Job Fair 2026 yang mempertemukan pencari kerja dengan puluhan perusahaan dalam satu agenda.

Kegiatan yang digelar melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember di Balai Serba Guna, Kamis (27/8/2026), tersebut diikuti sekitar 4.800 pencari kerja. 

Sementara itu, sebanyak 59 perusahaan menyediakan total 2.873 lowongan pekerjaan.

Perusahaan yang terlibat berasal dari berbagai sektor, baik yang beroperasi di Jember maupun luar daerah. Termasuk di dalamnya perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI).

Bagi Pemkab Jember, keterlibatan banyak perusahaan menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pekerjaan. Pemerintah tidak hanya berupaya menciptakan program, tetapi juga membangun ruang pertemuan langsung antara kebutuhan tenaga kerja dan kebutuhan dunia usaha.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Drs. Hadi Mulyono mengatakan, antusiasme masyarakat pada pelaksanaan tahun ini meningkat tajam. Jumlah peserta tercatat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Yang patut kita syukuri, jumlah peserta atau pencari kerja cukup banyak. Lebih dari dua kali lipat dari tahun kemarin, ada sekitar 4.800 sekian yang ikut mencari kerja,” ujar Hadi.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa akses informasi dan rekrutmen pekerjaan masih menjadi kebutuhan penting. 

Karena itu, mekanisme pendaftaran juga dibuka melalui jalur daring dan langsung di lokasi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Setelah mendaftar, pencari kerja mengikuti proses seleksi sesuai persyaratan dan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Di sisi lain, indikator ketenagakerjaan Jember menunjukkan perkembangan positif. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jember berada pada angka 3,06 persen.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sekaligus berada di bawah tingkat pengangguran terbuka Jawa Timur dan nasional.

Meski demikian, Pemkab Jember tetap menempatkan penyerapan tenaga kerja sebagai salah satu prioritas. Sebab, penurunan angka pengangguran perlu diikuti dengan semakin banyaknya masyarakat yang memperoleh pekerjaan dan pendapatan.

Hal tersebut juga berkaitan langsung dengan agenda pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu pencari kerja, Rasti Camelia, warga Tanggul Kulon, turut memanfaatkan kesempatan tersebut. 

Lulusan manajemen perkantoran yang menyelesaikan pendidikan pada Mei lalu itu mencari posisi administrasi yang sesuai dengan kompetensinya.

“Adanya Job Fair ini bisa menjadi upaya bagi orang-orang yang masih belum bekerja untuk segera mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Mewakili Bupati Jember Gus Muhammad Fawait, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jember Indra Tri Purnomo menegaskan, Job Fair merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperluas kesempatan kerja.

Menurutnya, Jember memiliki potensi sumber daya manusia yang besar. Potensi tersebut perlu dipertemukan dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Jember Job Fair merupakan kegiatan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan atau penyedia jasa pekerjaan. Kegiatan ini merupakan wujud ikhtiar bersama untuk membuka harapan, memperluas kesempatan kerja, serta mempertemukan potensi sumber daya manusia Jember dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri,” katanya.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berpartisipasi. 

Pemerintah berharap kemitraan tersebut dapat terus diperkuat, khususnya dalam memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, secara profesional dan berkualitas,” pesan Indra.

Melalui Job Fair 2026, Pemkab Jember berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses menuju dunia kerja. Di saat yang sama, kolaborasi dengan sektor swasta diharapkan menjadi pengungkit penyerapan tenaga kerja sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember. (**) 

Berita Terkait