Ketua Umum APKOMINDO: HUT Bhayangkara ke-80 Momentum Memperkuat Penegakan Hukum dan Keamanan Digital Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 29/06/2026 - 14:49
Ketua Umum APKOMINDO Ir Soegiharto Santoso SH

Ketua Umum APKOMINDO Ir Soegiharto Santoso SH

Klikwarta.com, Jakarta, 29 Juni 2026 – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO), Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sekaligus menyampaikan penghormatan dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian Polri selama delapan dekade dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Hoky, tema "Polri untuk Masyarakat" mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, transparansi, dan kualitas pelayanan publik yang humanis serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan zaman.

"Atas nama keluarga besar APKOMINDO beserta seluruh organisasi profesi dan institusi yang saya wakili di antaranya APTIKNAS, PERATIN, AGKDI, SPRI, dan FORSIMEMA, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri senantiasa menjadi institusi yang semakin profesional, modern, terpercaya, semakin dicintai masyarakat, serta terus menjadi kebanggaan bangsa Indonesia," ujar Hoky.

Ia menilai bahwa stabilitas keamanan, kepastian hukum, dan keamanan digital merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Ketiga aspek tersebut menjadi prasyarat dalam mempercepat transformasi digital, meningkatkan daya saing industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK), mendorong inovasi, serta menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

"Transformasi digital harus berjalan seiring dengan kepastian hukum dan rasa aman. Dunia usaha membutuhkan ekosistem yang kondusif agar inovasi, investasi, dan pemanfaatan teknologi dapat berkembang secara berkelanjutan. Karena itu, kami mengapresiasi komitmen Polri dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat penegakan hukum, serta menciptakan rasa aman yang menjadi fondasi pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," katanya.

Sebagai organisasi yang menaungi pelaku industri komputer dan teknologi informasi, APKOMINDO memandang keamanan digital sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional. Perkembangan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), komputasi awan, big data, blockchain, dan ekonomi digital membuka peluang besar bagi kemajuan bangsa, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa kejahatan siber, penyalahgunaan AI, perlindungan data pribadi, serangan terhadap infrastruktur digital, penyebaran disinformasi, hingga berbagai tindak pidana berbasis teknologi.

Menghadapi tantangan tersebut, Hoky menegaskan perlunya penguatan kapasitas sumber daya manusia, regulasi yang adaptif, pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah, Polri, aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, komunitas teknologi, media massa, dan masyarakat.

Berbekal pengalaman sebagai advokat sekaligus pengurus berbagai organisasi profesi di bidang teknologi informasi dan media massa, Hoky meyakini bahwa penegakan hukum di era digital hanya dapat berjalan efektif melalui sinergi lintas sektor.

"Kolaborasi antara Polri, pemerintah, dunia usaha, profesi advokat, akademisi, komunitas teknologi, media massa, dan masyarakat merupakan kekuatan strategis dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang aman, terpercaya, berintegritas, dan berdaya saing. Sinergi tersebut akan memperkuat keamanan siber nasional, meningkatkan literasi digital dan kesadaran hukum masyarakat, memperkokoh kepercayaan publik terhadap sistem hukum, serta menciptakan iklim investasi dan inovasi yang semakin kondusif," tegasnya.

APKOMINDO juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan Polri dalam memperkuat literasi digital, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mendukung pengembangan keamanan siber nasional, memperluas sertifikasi profesi TIK, serta mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang aman, etis, dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar, pelatihan, sertifikasi profesi, forum diskusi kebijakan, serta berbagai program kolaboratif bersama pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas teknologi, dan media massa.

Menurut Hoky, keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh tegaknya supremasi hukum, kuatnya keamanan digital, meningkatnya literasi masyarakat, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ruang digital Indonesia tetap aman, produktif, dan berintegritas. Karena itu, APKOMINDO siap terus memperkuat kolaborasi dengan Polri dan seluruh pemangku kepentingan sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Menutup pernyataannya, Hoky menyampaikan penghormatan kepada seluruh insan Bhayangkara, mulai dari jajaran Mabes Polri, Polda, Polres, Polsek, hingga para Bhabinkamtibmas di seluruh pelosok Nusantara yang setiap hari mengabdikan diri untuk melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menjaga tegaknya hukum.

"Semoga setiap langkah pengabdian insan Bhayangkara senantiasa mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah bagi bangsa dan negara. Teruslah mengabdi dengan integritas, melindungi dengan ketulusan, dan melayani dengan profesionalisme. Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin Presisi, semakin dipercaya masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional, menegakkan hukum, dan mengawal transformasi digital Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," tutup Hoky.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait