Waspada, Dr Benjamin Sebut Kuliner Rawan Sumber Penularan Hantavirus

Rabu, 13/05/2026 - 14:11
Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr Benjamin Kristianto

Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr Benjamin Kristianto

Klikwarta.com, Sidoarjo - Masyarakat tidak perlu panik terhadap hantavirus yang saat ini mulai ramai di bicarakan. Yang terpenting masyarakat bisa menjaga kebersihan di rumah khususnya. Pasalnya hal utama penyebaran virus dari tikus ini karena kurangnya kita menjaga kebersihan.

Hal ini dikatakan anggota Komisi E DPRD Jatim, dr Benjamin Kristianto menyikapi persoalan hantavirus yang di sebabkan karena tikus. 

Menurut dr Benjamin virus ini beda dengan virus covid yang penularannya melalui udara. Virus ini medianya tikus. Namun organ yang diserang sama dengan covid yakni paru-paru dan ginjal.

Media penyebaran hantavirus melalui airliur tikus yang memakan makanan dan kencing tikus yang tersentuh manusia.

"Justru yang rawan ada pada bisnis kuliner. Ini yang harus diperhatikan khususnya kebersihan tempat dan dalam pengelolahan makanan. Ini cukup rawan dan harus benar-benar diperhatikan," ujarnya, Selasa (12/05/26).

Pasalnya kata politisi Partai Gerindra ini, seseorang bisa terinveksi hantavirus bila manusia menyentuh feses, liur, atau urine dari tikus yang terinfeksi hantavirus, menghirup partikel udara yang mengandung hantavirus, menkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi tikus yang terkena hantavirus.

"Selain itu juga mengalami luka akibat gigitan tikus yang terinfeksi hantavirus, serta  tikus yang terinfeksi hantavirus serta menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah kontak dengan benda yang terkontaminasi hantavirus," jelasnya.

Selain itu lanjut dr Benjamin pada tahap awal mereka yang terkena hantavirus akan menimbulkan gejala demam, meriang dan tidak enak badan, sakit kepala, mual dan muntah, sakit perut dan diare, nyeri otot dan ras lelah.

"Bila dibiarkan dalam waktu beberapa minggu, penderita akan menimbulkan, demam, batuk, sesak napas, detak jantung cepat dan nyeri dada. Dan yang paling serius penderita akan mengalami pembengkakan pada paru atau edema paru yang bisa menyebabkan syok dan berakibat fatal," jelasnya.

Politis yang juga pemilik rumah sakit di Sidoarjo ini menegaskan perlunya gerakan bersih rumah bersih tempat kerja. Hal ini penting untuk menghindari penyebaran hanta virus pada manusia.

"Saat ini guna menghindari hantavirus mari kita lakukan gerakan bersih-bersih. Baik itu diwilayah kampung melalui kerja bakti yang rutin. Serta bersih rumah dan tempat kerja. Yang tidak kalah penting jaga kebersihan mulai dari diri sendiri," tegas dr Benjamin politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil Sidoarjo). (**) 

Tags

Berita Terkait