Sugeng, Warga Desa Melati Harjo, Kecamatan Ketahun, Bengkulu Utara
Ekstrem, berlobang, sempit, jebol amburadul, itulah potret jalan Desa Kuala Langi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara yang terkesan dibiarkan. Sebab, hingga saat ini belum juga tersentuh pembangunan, padahal sudah beberapa kali Pilkada.
Kemana aspirasi warga disampaikan?, kemana harapan warga ditujukan? bila mana semua itu tak kunjung ada tindak lanjut. Warga pun hanya bisa mengeluhkan kondisi jalan ini setiap hari saat melewatinya.
Belum ada pemangku kebijakan menorehkan prestasinya dalam pembangunan infrastruktur jalan ini. Bertahun-tahun, jalan ini terkesan dibiarkan rusak begitu saja. Jika dilihat secara langsung, jalan ini seperti tak layak lagi dilewati. Namun, apalah daya, masyarakat butuh meningkatkan ekonomi hidupnya, jalan rusak pun seolah tak lagi menjadi halangan baginya untuk berjuang.
Seperti yang diutarakan Sugeng Purnama (41), yang kesehariannya berprofesi sebagai Teknisi AC. "Hampir setiap hari, saya melewati jalan ini, memprihatinkan, jalannya rusak parah, tak kunjung diperbaiki", ungkapnya saat dihubungi pewarta Klikwarta.com via telephone selular, Sabtu malam (15/01/2022), sekira pukul 22.30 WIB.
Sugeng mengungkapkan, jalan ini cukup ekstrem, selain berlobang, juga sempit. "Saya pernah menyaksikan langsung mobil terbalik akibat melintas dijalan ini, karena memang cukup ekstrem. Jalan ini rawan, karena sering terjadi kecelakaan", sebut Sugeng warga Desa Melati Harjo ini.
Lanjutnya, menceritakan, kondisi badan jalan sudah rusak parah. Kendaraan roda dua dan roda empat kesusahan saat melintasi jalan ini. "Kurang lebih 5 Km - 7 Km kondisi jalan yang rusak parah. Tepatnya dari simpang SMA Ketahun hingga ke simpang perbatasan Pamor Ganda-Desa Fajar Baru", jelasnya.
"Dibeberapa titik jalan ekstrem, sebagian badan jalan runtuh, jadi jalan yang sempit itu makin sempit, sehingga para pengendara melintas di area sedikit kepinggir (siring). Jika tidak berhati-hati, mobil bisa terbalik ataupun terperosok ke dalam jalan yang runtuh itu", cetus Sugeng yang juga merupakan anggota APITU (Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia) ini.

Masih kata Sugeng, apabila jalan ini dibangun, tentu akan membangkitkan ekonomi masyarakat beberapa desa yakni Desa Kuala Langi, Desa Melati Harjo, Desa Fajar Baru dan desa-desa lainnya.
"Sudah pasti ekonomi beberapa desa bangkit apabila jalan ini diperbaiki. Jalan ini merupakan akses vital masyarakat, kami yang berdagang tentu akan sangat terbantu jika jalannya dalam kondisi baik. Selain meringankan biaya transportasi, juga memudahkan masyarakat dalam mengangkut barang-barang dagangan", terangnya.
Dipaparkannya, masyarakat yang melintas di jalan tersebut rata-rata ingin membeli barang dagangan di pasar DI (Giri Kencana, Red). Banyak juga masyarakat yang menjual hasil pertaniannya maupun hasil panennya dipasar tersebut. Terlebih, kata Sugeng, dibidang jasa seperti yang dilakukannya sebagai teknisi AC, dirinya sering mendapatkan konsumen dari berbagai desa/kelurahan yang berada di Kecamatan Ketahun dan sekitarnya.
"Jelas, ekonomi bangkit, dibidang profesi saya sebagai teknisi AC saja sudah pasti bangkit ekonomi bila jalan mulus. Apalagi masyarakat lainnya yang sering berbelanja barang dagangan ataupun menjual barang dagangannya melintas dijalan itu", ujarnya optimis.
Kemudian dalam urusan lainnya, sebut Sugeng, juga pasti terbantu dengan mudahnya akses jalan. "Jalan ini, sudah menjadi pilihan masyarakat untuk menuju kecamatan, karena aksesnya lebih dekat ketimbang memutar ke arah Karang Pulau, Kecamatan Putri Hijau. Memang jalan ke arah Karang Pulau lebih bagus, namun itu terlalu jauh. Bagi kami, itu menambah biaya transportasi jika lewat ke arah Karang Pulau", jelasnya lagi.
Ditengah Pandemi Covid-19, terang Sugeng, masyarakat banyak terdampak diperekonomiannya. Jadi, perlu hidup hemat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Nah, apa bila jalan ini diperbaiki, sudah otomatis membangkitkan ekonomi masyarakat dalam berbagai sektor. Maka, kami sangat mengharapkan kepada pihak-pihak terkait, segera melakukan perbaikan jalan ini. Demi rakyat, saya rasa itu akan lebih bermanfaat lagi ditengah pandemi Covid-19 ini", pungkasnya. (Red**)









