Kondisi cik masi saat terbaring lemah di ruang rawat RSUD Kaur
Klikwarta.com, Kaur - Masi Baik (48 tahun) atau akrab di sapa Cik Masi warga Desa Sukarami, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur butuh uluran tangan dermawan. Cik Masi menderita tumor di hidung yang dideritanya sudah cukup lama. Saat ini pihak keluarga butuh bantuan untuk pengobatan Cik Masi.
Saat awak media Klikwarta berkunjung membesuk Masi Baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kaur, kondisi fisik Cik Masi sangat memprihatinkan, bagian mata sudah terutup sebelah, badannya sangat kurus, telinganya bengkak dan tuli serta sesak nafas sehingga untuk berbicarapun ia tidak jelas lagi.
Setelah satu hari menjalani pengobatan di RSUD Kaur akhirnya pihak rumah sakit merujuk Masi Baik ke rumah sakit di Kota Bengkulu.
Rohani selaku istrinya Masi Baik mengatakan bahwa suaminya sudah 8 bulan menahan rasa sakit dan tidak bisa apa-apa. Berobat secara tradisonal pun sudah sering dilakukan namun belum membuahkan hasil. Melihat keadaan sang suami terbaring lemah, akhirnya dirinya nekat membawa kerumah sakit, meski biaya yang harus ditanggung cukup banyak. "ya karena keadaan biayalah yang membuat terhambat untuk berobat secara medis selama ini", ujar Rohani.
Hal senada juga dituturkan oleh Satarudin adik Masi Baik, bahwa keadaan kakaknya sangat parah. "Setelah satu hari menjalani pengobatan di RSUD Kaur. pihak rumah sakit merujuk kakak kami ke rumah sakit Bengkulu. Namun untuk saat ini, kami belum jadi ke Rumah Sakit di Kota Bengkulu, karena terhalang oleh biaya", tuturnya.
"Saya selaku adiknya Masi Baik, memohon do'a dan bantuan para dermawan baik dari masyarakat maupun Pemerintah Kaur untuk mengulurkan bantuanya kepada kami, karena kami sangat membutuhkan bantuan dana untuk berobat kakak kami," keluhnya sembari mengucap semoga Allah mengangkat dan menyembuhkan penyakit kakak kami".
(Sulaiman)








