Direktur PUDAM Tirta Lawu Prihanto, bersama sejumlah anggota Kejari Karanganyar yang melakukan pendampingan terhadap pembangunan gedung PTC saat melakukan Mutual Check Awal (MC 0), Selasa (2/7/2024)
Klikwarta.com, Karanganyar - Akses pelayanan penyaluran air bersih akan dilakukan Perusahaan Umum Air Minum Daerah (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar untuk memenuhi kebutuhan para atlet yang akan berlatih di gedung Paralympic Training Center (PTC), Delingan, Kabupaten Karanganyar.
Mutual Check Awal atau MC 0 terhadap rencana penyaluran air bersih yang akan disalurkan ke lokasi tersebut, telah dilakukan bersama dengan jajaran dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar yang melakukan pendampingan terhadap pengembangan jaringan air bersih untuk gedung PTC pada Selasa (2/7/2024).
Pengecekan itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil kunjungan yang dilakukan oleh Chef de Mission (CdM) Paralympic Paris 2024 Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengenai persiapan dari gedung PTC di Kabupaten Karanganyar, yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi pemberangkatan atlet paralympic dari indonesia.
Direktur Utama (Dirut) PUDAM Tirta Lawu, Prihanto, mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan tersebut, akan disalurkan 20.000 liter per detik debit air bersih yang nantinya akan dipergunakan oleh para atlet National Paralympic Committee (NPC) yang akan berlaga di Paralimpiade 2024 Paris, pada Agustus mendatang.
"Mutual check awal atau MC 0 sudah kita lakukan, semoga Agustus bisa selesai. Untuk debit air bersih yang akan dialirkan ke PTC, nantinya kita sediakan 20.000 liter per detik. Penyalurannya bertahap. Tahap awal kita akan sediakan untuk 10.000 liter per detik, yang 10.000 liter lagi akan kita lakukan di tahap berikutnya," kata Prihanto kepada wartawan, Selasa (2/7/2024).
Dia menjelaskan, sambungan yang akan dibangun untuk pelayanan air bersih yang ada di Gedung PTC tersebut, setara dengan pelayanan terhadap 2150 sambungan rumah (SR), dan dari penggunaan air tersebut bisa menghasilkan sekitar Rp 70 juta setiap bulannya.
"Rencana sumber akan kita ambilkan dari Karangpandan. Kita nanti akan pasang pipa berukuran 4 inc atau 4 dim, dari sumber atau pengelolaan air bersih yang ada di Karanganyar, kebetulan melalui jalan kabupaten, sehingga untuk proses pemasangan tidak repot - repot mengganggu warga," ungkap Prihanto.
Pada kunjungan sebelumnya, Chef de Mission (CdM) Paralympic Paris 2024 Kontingen Indonesia Reda Manthovani, menyebutkan bahwa pembangunan terhadap gedung TPC sampai saat ini sudah sesuai dengan progres yang telah ditentukan dari pemerintah pusat. Hanya saja, untuk kebutuhan air bersih yang nantinya digunakan untuk para atlet memang sedikit kurang. Menurutnya, hal itu lantaran di kawasan tersebut merupakan daerah dataran tinggi dan minim air bersih.
"Ya hanya air bersih yang sedikit kurang. Tetapi, hal itu sudah kita sudah koordinasikan dengan Pj Bupati Karanganyar. Kalau untuk ketersediaan air nantinya akan dikerjasamakan dengan PDAM," ujar Reda.








