Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Suli Da’im
Klikwarta.com, Surabaya - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Suli Da’im mengimbau calon murid baru beserta orang tua agar mencermati secara rinci seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB Jawa Timur 2026 untuk jenjang SMA dan SMK, supaya proses pendaftaran berlangsung lancar tanpa kendala administratif.
Menurut Suli Da’im, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sudah menyusun tahapan SPMB 2026 secara sistematis, dimulai dari pra pendaftaran hingga tahapan jalur prestasi akademik untuk SMA dan SMK.
“Orang tua dan calon siswa harus benar-benar memperhatikan jadwal dan tahapan SPMB. Jangan sampai terlambat memahami mekanisme karena setiap jalur memiliki jadwal berbeda,” ujar Suli Da’im, anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil IX yang meliputi Ponorogo, Ngawi, Magetan, Trenggalek, dan Pacitan.
Politisi PAN yang juga menjabat Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim itu menjelaskan bahwa tahapan awal dimulai dengan proses pra pendaftaran berupa entry, verifikasi, dan pembetulan nilai rapor, pengambilan PIN, hingga latihan pendaftaran secara online melalui laman resmi, http://spmb.jatimprov.go.id.
Usai tahapan pra pendaftaran, SPMB Jatim 2026 dibagi menjadi empat jalur utama, yaitu Jalur Domisili, Jalur Afirmasi/Mutasi Orang Tua dan Prestasi Lomba, Jalur Prestasi Akademik SMA, serta Jalur Prestasi Akademik SMK.
Untuk Jalur Domisili SMA/SMK, pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juni 2026 dengan pengumuman pada 13 Juni 2026.
Sementara Tahap II untuk Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua/Wali, dan Prestasi Lomba SMA/SMK dibuka pada 17–18 Juni 2026.
Adapun Tahap III Jalur Prestasi Akademik SMA berlangsung pada 24–25 Juni 2026, sedangkan Tahap IV Jalur Prestasi Akademik SMK dijadwalkan pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Anggota DPRD empat periode ini menilai sistem yang telah disusun Dinas Pendidikan Jawa Timur bertujuan memberikan kesempatan yang lebih adil bagi seluruh calon murid baru sesuai jalur dan potensi masing-masing.
“SPMB sekarang lebih terstruktur. Karena itu masyarakat harus memahami tahapan dan syarat tiap jalur agar peluang diterima di sekolah tujuan bisa lebih maksimal,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu meminta pendampingan apabila mengalami kesulitan selama proses pendaftaran online.
“Jika calon siswa atau orang tua mengalami kesulitan, jangan segan-segan berkonsultasi ke sekolah atau ke Cabang Dinas Pendidikan Provinsi setempat. Jangan sampai bingung sendiri lalu terlambat mendaftar,” tegasnya.
Menurut Suli Da’im, komunikasi aktif antara sekolah, Cabang Dinas Pendidikan, dan masyarakat sangat penting agar proses SPMB berjalan tertib, transparan, dan minim persoalan teknis.
Selain itu, Suli Da’im juga mengingatkan agar orang tua tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu merujuk pada informasi resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
“Pantau informasi resmi melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Jatim dan laman http://spmb.jatimprov.go.id agar tidak terjadi kesalahan informasi,” pesan politisi senior PAN ini.
Mantan Ketua Umum PW Pemuda Muhammadiyah Jatim ini berharap seluruh tahapan SPMB 2026 dapat berjalan lancar sehingga seluruh calon murid baru memperoleh akses pendidikan secara adil dan berkualitas.
“Kami berharap seluruh calon murid baru bisa diterima di sekolah yang diinginkan sesuai jalur dan ketentuan yang berlaku. Karena itu mohon benar-benar diperhatikan seluruh tahapan SPMB,” pungkas Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur tersebut. (**)








