Acara launching Siksorogo Twin Ultra 2025, di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar, Selasa (25/2/2025)
Klikwarta.com, Karanganyar - Komunitas Siksorogo akan menyelenggarakan dua event lomba lari ultra dalam "Siksorogo Twin Ultra" tahun ini, yaitu Ring of Lawu dan Siksorogo Lawu Ultra.
Race Director Siksorogo Lawu Ultra, Furqoni Syahbana, mengatakan penyelenggaraan event Ring of Lawu bakal dilaksanakan pada 26 - 27 Juli 2025. Sementara, event Siksorogo Lawu Ultra akan digelar pada 6 - 7 Desember 2025.
Dia menjelaskan, event Ring of Lawu tahun ini merupakan penyelenggaraan kali kedua, yang sebelumnya telah digelar pada 2024. Para peserta Ring of Lawu akan melewati jalan raya mengelilingi kawasan lereng Gunung Lawu, melintasi empat kabupaten, yaitu Kabupaten Karanganyar dan Sragen di Jawa Tengah, serta Kabupaten Ngawi dan Magetan di Jawa Timur.
"Sama seperti tahun kemarin, event Ring of Lawu tahun ini akan menghadirkan kategori fun run 7 Km, fun run 15 Km, dan ultra road 100 Km yang terbagi dalam tiga kategori yaitu individu, relay 2, dan relay 5," jelas Furqoni kepada wartawan, di sela acara launching Siksorogo Twin Ultra, di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Selasa (25/2/2025) malam.
Sedangkan dalam Siksorogo Lawu Ultra, lanjut dia, batas fisik dan mental para pelari akan kembali diuji melalui lintasan ekstrem dengan elevasi curam serta medan beragam, dari hutan lebat, jalur berbatu, hingga mencapai puncak Gunung Lawu. Ada beberapa kategori dalam event ini, di antaranya kategori 120 Km, 80 Km, 50 Km, 30 Km, 15 Km dan 7 Km.
Furqoni menambahkan, pada event tahun ini, jumlah peserta Siksorogo Ring of Lawu ditargetkan mencapai 1000 hingga 1500 orang. Dan 4000 orang lebih untuk target jumlah peserta Siksorogo Lawu Ultra. Para peserta tak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara.
Sementara itu, Pembina Siksorogo Lawu Ultra, Tony Hatmoko, mengatakan bahwa event ini bukan sekadar kompetisi, namun sekaligus mempererat hubungan silaturrahmi antar komunitas trail running baik dari dalam maupun luar negeri.
"Event ini juga menjadi simbol ketangguhan, eksplorasi, dan kecintaan terhadap alam. Melalui event ini, Komunitas Siksorogo membawa nama Karanganyar untuk lebih dikenal masyarakat luas, mulai lingkup daerah hingga internasional," ungkapnya.
Disamping itu, imbuh Tony, event Siksorogo juga diharapkan dapat memberikan multi player effect atau dampak yang luas terhadap peningkatan perekonomian masyarakat serta sektor pariwisata di Kabupaten Karanganyar, terutama di kawasan lereng Gunung Lawu.
Pewarta : Kacuk Legowo








