Polres Karanganyar Bareng ASEAN Foundation Cetak Generasi Melek AI

Jumat, 06/02/2026 - 22:22
Sebanyak 100 pelajar pilihan dari 10 SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar mengikuti kegiatan AI Class ASEAN 2026, di Aula Wira Pratama I, Kamis (5/2/2026).

Sebanyak 100 pelajar pilihan dari 10 SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar mengikuti kegiatan AI Class ASEAN 2026, di Aula Wira Pratama I, Kamis (5/2/2026).

Klikwarta.com, Karanganyar – Di tengah gempuran disrupsi digital, Polres Karanganyar mengambil langkah progresif dengan membekali generasi Z kemampuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Bertempat di Aula Wira Pratama I pada Kamis (5/2/2026), sebanyak 100 pelajar pilihan dari 10 SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar diterjunkan dalam AI Class ASEAN 2026.

Program eksklusif ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Polda Jawa Tengah dengan ASEAN Foundation. Menariknya, Polres Karanganyar terpilih menjadi satu dari hanya lima Polres yang dipercaya menyelenggarakan program prestisius ini.

Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, menegaskan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan syarat mutlak untuk bersaing di panggung global. Mengingat 60 persen penduduk Indonesia didominasi oleh Gen Z, pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi calon pemimpin masa depan.

"Kita harus berlari mengikuti zaman agar bisa bersaing di kancah global. Kami bangga Karanganyar terpilih menjadi pionir program ini. Harapannya, ilmu ini menjadi bekal berharga bagi adik-adik semua," ujar AKBP Arman dalam sambutannya.

Senada dengan Kapolres, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jateng, Indri Astuti, menyoroti fenomena penggunaan AI yang kian masif di lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa teknologi harus digunakan dengan otak dan etika, bukan sekadar alat instan untuk mengerjakan tugas.

"Kami tidak ingin siswa hanya tahu cara mencari jawaban secara instan. Mereka harus paham bagaimana memanfaatkan AI secara cerdas, bijak, dan tetap bertanggung jawab," tegas Indri.

Pelatihan ini berjalan dinamis dengan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Tim Mafindo yang Memberikan perspektif keamanan informasi dan literasi digital, Trainer Internal Polres Karanganyar yang endampingi sesi teknis secara intensif, serta
pihak sekolah yang mendukung penuh transformasi digital siswa.

Para siswa tidak hanya diajarkan cara kerja algoritma, tetapi juga bagaimana memvalidasi data agar terhindar dari bias informasi dan penyalahgunaan teknologi.

Dengan suksesnya gelaran AI Class ASEAN ini, Polres Karanganyar membuktikan bahwa fungsi kepolisian kini semakin modern tidak hanya menjaga ketertiban fisik, tetapi juga membangun ketahanan sumber daya manusia di ruang digital.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait