Polisi mengevakuasi korban lkeceakaan beruntun di jalur Jalan Raya Sragen-Solo wilayah Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Rabu (4/2/2026) pagi.
Klikwarta.com, Karanganyar – Ruas Jalan Raya Sragen–Solo mendadak mencekam pada Selasa (3/2/2026) pagi. Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di wilayah Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar tepatnya di utara PT Manunggal.
Beruntung, kesigapan personel Sat Lantas Polres Karanganyar di lokasi memastikan insiden ini tidak berbuntut kemacetan panjang maupun korban jiwa.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ini bermula saat sebuah truk yang melaju dari arah utara (Sragen) menuju selatan (Solo) kehilangan kendali. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk tersebut menghantam kendaraan di depannya, memicu efek domino yang melibatkan satu mobil Toyota Avanza dan tiga unit kendaraan truk.
Akibat benturan keras tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka. Namun, respon cepat masyarakat dan kepolisian membuat situasi segera terkendali.
Tak butuh waktu lama setelah laporan masuk, Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Karanganyar, IPTU Danang, beserta tim Unit Laka langsung terjun ke lokasi. Fokus utama petugas adalah memastikan korban mendapatkan perawatan medis dan mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat.
"Begitu menerima laporan, anggota langsung mengamankan TKP dan mengevakuasi korban. Prioritas kami adalah keselamatan pengguna jalan dan memastikan jalur utama ini kembali lancar," tegas Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Agista Ryan Mulyanto.
Dua korban luka ringan saat ini sudah dalam penanganan medis, masing-masing dilarikan ke RS Moewardi Surakarta dan RSUD Kartini Karanganyar. Sementara itu, petugas di lapangan telah menyelesaikan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengemudi, terutama kendaraan bertonase besar, untuk selalu waspada.
"Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Jangan memaksakan berkendara jika fisik tidak fit," tambah AKP Agista.
Pewarta : Kacuk Legowo








