Stafsus Menhan Lenis Kagoya Klaim Masuk Target TPNPB-OPM Usai Sosialisasikan Program Pemerintah di Papua

Selasa, 12/05/2026 - 12:42
Stafsus Menhan Lenis Kagoya

Stafsus Menhan Lenis Kagoya

Klikwarta.com, Papua Tengah – Staf Khusus Menteri Pertahanan RI Bidang Kedaulatan Negara, Lenis Kagoya, mengaku masuk dalam target kelompok bersenjata TPNPB-OPM setelah aktif melakukan sosialisasi program pembangunan dan kesejahteraan pemerintah di sejumlah wilayah Papua.

Pernyataan tersebut disampaikan Lenis saat menghadiri pemaparan Laporan Triwulan Pertama Kinerja Satgas TNI Tahun 2026 yang digelar di Markas Komando Kogabwilhan III, kawasan Mile 32, Kabupaten Timika, Papua Tengah.

Menurut Lenis, dirinya mulai mendapat ancaman setelah intens turun langsung ke masyarakat Papua untuk menjelaskan berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebut, pada awal pelaksanaan program sempat muncul penolakan dari sebagian masyarakat akibat beredarnya informasi yang dinilai menyesatkan dan propaganda yang mengaitkan program pemerintah dengan isu tertentu.

Namun demikian, melalui pendekatan dialogis dan humanis, Lenis mengaku terus berupaya membangun komunikasi dengan masyarakat di berbagai daerah Papua, termasuk berdialog bersama tokoh adat, pemuda, dan warga di kampung-kampung pedalaman.

“Saya datang langsung ke masyarakat, duduk bersama mereka, mendengar keluhan dan harapan mereka. Perlahan masyarakat mulai memahami bahwa program pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.

Lenis mengatakan respons masyarakat terhadap sejumlah program pemerintah dinilai cukup positif, khususnya terkait program pemenuhan gizi anak dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Ia juga menyebut tingginya keterlibatan masyarakat di sejumlah daerah seperti Wamena dan Lani Jaya dalam mendukung pelaksanaan program MBG, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga distribusi makanan kepada anak-anak sekolah.

Dalam kesempatan itu, Lenis turut mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk mengedepankan pembangunan dan dialog damai dibandingkan konflik bersenjata.

“Kita harus bersama-sama melawan kemiskinan dan kebodohan melalui pendidikan dan pembangunan, bukan dengan kekerasan,” katanya.

Selain itu, Lenis juga mengajak kelompok yang selama ini berseberangan dengan pemerintah untuk kembali membangun Papua secara bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum terdapat pernyataan resmi dari pihak TPNPB-OPM terkait klaim yang disampaikan Lenis Kagoya tersebut.

Pemaparan laporan triwulan Satgas TNI sendiri disebut sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tugas Kogabwilhan III dan Koops Habema di wilayah Papua.

(Kontributor : Widyo)

Berita Terkait