Mendikdasmen Abdul Mu'ti
Klikwarta.com, Jakarta, 18 Agustus 2026 - Senin pagi (17/8), Merah Putih berkibar di halaman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Di antara barisan peserta upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 30 murid penerima Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) berdiri tegap sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).
Mereka datang dari Papua, wilayah 3T, serta keluarga pekerja migran Indonesia. Kehadiran mereka membawa cerita tentang pendidikan yang membuka jalan bagi anak-anak dari berbagai penjuru negeri untuk tampil di panggung berskala nasional.
Bagi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, kesempatan pendidikan yang merata adalah bagian penting dari cita-cita kemerdekaan. Ia berharap, kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dapat dirasakan semakin merata. Abdul Mu’ti juga berpesan agar generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.

Selepas bertugas, di antara para anggota Paskibra, Yunita L. Lewedalu dari SMA Negeri Siwalima Ambon menyampaikan makna kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan adalah situasi yang sarat nilai persatuan. Sebagai generasi muda, Yunita mengatakan bahwa kemerdekaan patut diisi dengan giat belajar, terus mengembangkan kemampuan, serta kesiapan menghadapi dunia digital.
Pandangan serupa disampaikan Ananda Jitotika, Bintang Sobat dari BSS Kota Bekasi. Baginya, kemerdekaan adalah ruang untuk bertumbuh sekaligus memberi manfaat. “Kemerdekaan itu di mana kita bisa mengembangkan diri sendiri, bisa melakukan apa yang kita sukai dan memberi dampak bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.
Ananda mengajak rekan sebayanya merawat lingkungan dan menghidupkan kembali nilai gotong royong. “Kita bisa mulai dari merawat lingkungan yang pertama dan saling menolong. Karena zaman sekarang itu rasa tolong-menolongnya sedikit berkurang. Jadi saya ingin menormalisasikan lagi gotong royong itu sekarang,” ungkapnya.

Sementara Narin Repanian Nayotama, murid UPTD SMP 40 Kota Tangerang Selatan, melihat kemerdekaan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. “Makna kemerdekaan bagi murid, guru, dan sekolah menurut saya berarti kita menghormati para pahlawan yang telah bersusah payah hingga mengorbankan nyawa mereka agar kita bisa hidup damai seperti ini,” jelas Narin.
Ia berharap generasi muda dapat meneladani para pahlawan. “Saya harap kita bisa lebih menghormati para pahlawan dan kita bisa mencontoh para tokoh pahlawan agar kita bisa menjadi negara yang merdeka,” lanjutnya.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini tak lepas dari rasa keprihatinan bangsa terhadap anak-anak dan generasi muda di Flores, NTT, yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus lalu. Penyanyi Rimar Callista menyampaikan pesan motivasi untuk mereka. “Semangat untuk muda-mudi Flores. Mari kita ulurkan tangan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Saya harap tidak ada kesulitan dalam mendistribusikan bantuan,” kata Rimar.
Aktivitas Peringatan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2026

Peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI diisi dengan berbagai penampilan para murid berbakat. Mulai dari pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Penerima Beasiswa Program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) Wilayah Papua, persembahan lagu-lagu oleh Orkestra Sekolah Perguruan Cikini, serta persembahan teater Bintang Sobat SMP bertemakan “Kemerdekaan yang Diwariskan Harus Dihargai”.
Acara dilanjutkan dengan Penyerahan Piagam Penghargaan Satyalencana Karya Satya, masing-masing kepada enam orang pegawai yang berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kebudayaan, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sebagai penutup, berbagai perlombaan tradisional turut digelar di halaman Kantor Kemendikdasmen, Jakarta.
Halaman Kantor Kemendikdasmen menjadi saksi atas bakat unggul anak-anak dari berbagai wilayah di Indonesia. Penampilan mereka yang begitu apik menunjukkan bahwa pendidikan bermutu telah dan terus diupayakan menjangkau seluruh anak-anak Indonesia. Mendikdasmen berharap, seluruh upaya ini dapat melahirkan generasi yang percaya diri, berkarakter, dan peduli sesama. Generasi penerus bangsa yang hadir membawa pesan kemerdekaan untuk terus bertumbuh dan bergerak bersama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
(Kontributor : Arif)








