Rasiyo Apresiasi Pidato Kenegaraan Prabowo Subianto, Tampilkan Data dan Transparan

Jumat, 14/08/2026 - 22:10
Anggota DPRD Jawa Timur, Rasiyo

Anggota DPRD Jawa Timur, Rasiyo

Klikwarta.com, Jatim - Anggota DPRD Jawa Timur, Rasiyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jumat (15/8/2026).

Menurut Rasiyo, pidato tahun ini berbeda karena disampaikan secara sangat teknis dan dilengkapi data-data akurat.

“Pidato presiden sangat teknis dan disampaikan dengan data-data yang akurat. Ini memberikan penjelasan kepada kita semua sebagai warga negara. Itulah yang dilakukan oleh negara,” ujar Rasiyo saat ditemui di Surabaya, Jumat (15/8/2026).

Politisi  Partai Demokrat itu menilai, penyajian data secara terbuka seperti ini baru pertama kali ia lihat secara langsung. 

“Kalau presiden-presiden sebelumnya, data-data tidak disampaikan. Baru kali ini saya melihat langsung pidato presiden seperti itu, dengan semangat,” katanya.

Salah satu hal yang disorot Rasiyo adalah cara Presiden menghadirkan contoh nyata penerima manfaat. Dalam pidato, beberapa warga yang menerima bantuan langsung dihadirkan dan diwawancarai di depan sidang.

“Contohnya ada orang yang dibantu, dihadirkan di situ, kemudian di rumah masyarakat langsung diwawancarai. Ini menunjukkan negara hadir nyata, bukan hanya angka,” ungkapnya.

Rasiyo juga menyoroti dua poin penting dalam pidato Presiden. Pertama, terkait Program Makan Bergizi Gratis atau MBG. 

Presiden menyatakan program itu baik, namun tetap akan dievaluasi karena di lapangan masih ada kekurangan.

“Makan Bergizi Gratis itu programnya baik. Beliau mengatakan akan dievaluasi karena programnya baik. Tentu praktik di lapangan ada kekurangan. Sekarang ada tim pengawas, kalau dulu nggak ada,” jelas Rasiyo.

Data pemerintah mencatat, hingga Agustus 2026 MBG telah menjangkau lebih dari 51 juta penerima manfaat di 38 provinsi, dengan anggaran Rp171 triliun.

Kedua, soal pemberantasan mafia tambang. Presiden menegaskan komitmen untuk menindak tegas segala bentuk penyimpangan di sektor sumber daya alam.

“Kalau soal permintaan presiden agar mafia tambang diberantas, itu diserahkan kepada penegak hukum yang menangani. Tapi secara keseluruhan dari pidato itu saya kira luar biasa. Disajikan dengan data-data yang akurat,” tegas Rasiyo.

Menutup keterangannya, Rasiyo menyampaikan harapan di usia kemerdekaan ke-81. Ia menilai Presiden Prabowo menempatkan diri sebagai penerus kepemimpinan sebelumnya.

“Harapan di 81 tahun kemerdekaan RI tentu lebih baik, lebih sejahtera. Tadi beliau mengatakan sebagai penerus dari presiden-presiden yang dulu,” pungkasnya. 

Pewarta: Supra

Tags

Berita Terkait