Ketua DPRD Trenggalek: Minta Maaf Lambatnya Penanganan Jalan Rusak

Selasa, 18/03/2025 - 20:05
Doding Rachmadi, Ketua DPRD Trenggalek, saat safari Ramadhan bersama Forkopimda di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Doding Rachmadi, Ketua DPRD Trenggalek, saat safari Ramadhan bersama Forkopimda di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Klikwarta.com, Trenggalek - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek Doding Rachmadi menyampaikan permintaan maaf atas lambatnya pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam menyikapi kerusakan infrastruktur terutama jalan rusak yang tersebar di beberapa titik di Kabupaten Trenggalek, Selasa (18/3/2025)

Dalam hal ini di sampaikan Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, saat agenda Safari Ramadhan di desa Karanganyar Kecamatan Gandusari.

“Saya memahami keresahan warga terkait kerusakan jalan. Sebagai wakil rakyat saya meminta maaf atas kondisi ini. Kami akan terus berjuang agar perbaikan infrstruktur bisa segera terealisasi,” Ungkap Doding.

Pihaknya menambahkan yang menjadi alasan lambatnya menyikapi kerusakan infrastruktur tersebut karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Trenggalek.

Kemudian selain keterbatasan anggaran juga adanya refokusing atau efisiensi anggaran dari pemerintah pusat menjadi alasan yang kedua.

Menurutnya dengan adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membuat kondisi keuangan di Kabupaten Trenggalek kurang maksimal. Dengan demikian diperlukan adanya perencanaan yang lebih cermat dalam  mengalokasikan dana pembangunan.

“ Walaupun anggaran terbatas, kami tidak tinggal diam. Kami akan mengupayakan solusi terbaik agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan,” tegasnya.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Trenggalek Syah Natanegara dalam kesempatan tersebut mengatakan efisiensi anggaran dari pemerintah memiliki dampak signifikan pada sektor pembangunan khusunya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek.

Pihaknya meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar pemerintah Kabupaten Trenggalek dapat menemukan solusi terbaik untuk mengatasi persoalan ini.

“Kondisi fiskal kabupaten Trenggalek memang sedang tidak ideal namun kami akan terus berusaha agar pembangunan tetap berjalan,” pungkasnya. 

Pewarta : Hardi Rangga

Berita Terkait