Ciptakan Lalu Lintas Kondusif, Polres Karanganyar Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026 Selama 14 Hari

Senin, 02/02/2026 - 18:23
Upacara gelar pasukan Operasi Kesempatan Candi 2026, di Lapangan Wira Satya Polres Karanganyar, Senin (2/2/2026)

Upacara gelar pasukan Operasi Kesempatan Candi 2026, di Lapangan Wira Satya Polres Karanganyar, Senin (2/2/2026)

Klikwarta.com, Karanganyar - Menjelang bulan suci Ramadan dan persiapan arus mudik Lebaran, Polres Karanganyar resmi memulai Operasi Keselamatan Candi 2026.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini dimulai sejak Senin (2/2/2026) hingga 15 Februari mendatang sebagai langkah awal menciptakan ekosistem lalu lintas yang kondusif.

Operasi ini dirancang sebagai "pemanasan" strategis sebelum memasuki Operasi Ketupat yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan bulan puasa nanti. Fokus utamanya adalah memastikan masyarakat Kabupaten Karanganyar lebih siap, sadar, dan tertib berlalu lintas saat musim mudik tiba.

Wakapolres Karanganyar, Kompol Miftakhul Huda, dalam upacara gelar pasukan di Lapangan Wira Satya Polres Karanganyar, Senin (2/2/2026) mengatakan. bahwa sesuai arahan Polda Jawa Tengah, operasi kali ini tidak menitikberatkan pada hukuman semata, melainkan pada edukasi.

Pembagian fokus kegiatan meliputi 40% kegiatan preemtif termasuk pemasangan imbauan lalu lintas dan sosialisasi masif kepada masyarakat, 40% kegiatan preventif sebagai langkah pencegahan langsung di lapangan, dan 20% penegakan hukum (tilang) sebagai tindakan represif bagi pelanggar yang tetap membandel meski telah diberi sosialisasi.

"Tujuannya adalah agar saat mudik dan libur Lebaran nanti, masyarakat merasa nyaman, lancar, dan tanpa kendala di jalan, khususnya di wilayah Karanganyar," jelasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Agista Ryan Mulyanto, menjelaskan, terkait sistem tilang elektronik. Kendala teknis pada perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di titik strategis seperti Tegalgede dan Jungke telah tertangani. Meski sempat mengalami kerusakan pada lampu flash, sistem kamera tetap berfungsi normal merekam pelanggaran.

"Untuk memperketat pengawasan, Polres Karanganyar juga tengah mengajukan penambahan titik ETLE di tiga lokasi baru, antara lain di jalur Solo-Sragen, jalur Solo-Tawangmangu, dan jalur lingkar utara dan lingkar selatan," ungkapnya.

Dia menambahkan, selain kesiapan infrastruktur, polisi terus menggencarkan razia knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) setiap akhir pekan. Dalam dua minggu terakhir, tercatat puluhan kendaraan telah ditindak untuk memberikan efek jera.

"Tindakan tegas ini diambil demi menjaga kenyamanan pengguna jalan lain serta menjaga situasi kondusif di wilayah Kabupaten Karanganyar menjelang hari raya," tandasnya.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait