Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F. Moeloek, saat kunjungannya ke Bengkulu menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah, Sabtu (13/5/2017)
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F. Moeloek meminta seluruh pelaku dunia kesehatan agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan senyum dan ramah tamah. Menurut menteri tersebut, pelayanan dibidang kesehatan juga harus melakukan revolusi mental, sejalan dengan semangat Presiden Joko Widodo.
“Bapak punya Puskesmas, Posyandu dan sebagainya, tapi Puskesmas ini masih menunggu pasien. Oleh karena itu, kami minta petugas dari Puskesmas hendaknya mendatangi keluarga, kita ingin tahu, kita ingin melihat keluarga tersebut,” kata Nila, saat kunjungannya ke Bengkulu menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah, Sabtu (13/5/2017).
Sementara itu, menanggapi validasi data penerima jaminan kesehatan nasional, Menteri Kesehatan mengatakan verifikasi validasi bukan dari Kementerian Kesehatan namun dari Kemnterian Sosial.
“Kalau bapak bilang ada 650 ribu, padahal hanya butuh 350 ribu, saya kira ini hal yang baik sekali untuk betul- betul diverifikasi, Ibu Mensos (Meteri Sosial;red) bilangnya diverifali oleh Dinas Sosial, Alhamdulillah kalau mau dibantu oleh Provinsi Bengkulu sampai ke desa, kita tahu betul mana yang miskin mana yang tidak. Jadi tepat pemberiannya,” kata Nila
Rakerkesda kali ini mengangkat tema “Sinergisitas Pembangunan Kesehatan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota Melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (germas), dan Program Prioritas Provinsi Bengkulu.”
Komitmen ini, ditandai dengan penandatangan pernyataan sikap dan deklarasi pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat, sebagai implementasi instruksi presiden no 1 tahun 2017 oleh seluruh bupati dan walikota serta gubernur.
“Gerakan masyarakat hidup sehat, salah satu upaya kita bagaimana menangani pergeseran pola penyakit, penyakit menular sudah semakin menurun namun penyakit tidak menular semakin meningkat contohnya stroke,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, memaparkan peningkatan angka kesehatan Provinsi Bengkulu, seperti angka kematian ibu dan bayi yang menurun di bawah angka target nasional dan penurunan gizi kurang dan gizi buruk.(MC)








