Revitalisasi SDN 009 Penyengat Dimulai, Lis: Anak-anak Berhak Mendapat Fasilitas Pendidikan yang Layak
Klikwarta.com, Tanjungpinang - Revitalisasi SDN 009 Tanjungpinang Kota di Pulau Penyengat resmi dimulai. Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., Kamis (1/10/2026), pembangunan ini diharapkan dapat menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi anak-anak di Pulau Penyengat.
Lis menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau, sehingga SDN 009 Penyengat menjadi salah satu satuan pendidikan yang mendapatkan program revitalisasi melalui APBN Tahun 2026.“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melanjutkan revitalisasi SDN 009 di Pulau Penyengat yang kita cintai ini. Ini adalah bukti bahwa negara hadir. Pemerintah Pusat melalui APBN memberikan perhatian kepada anak-anak kita di Penyengat,” ujar Lis.
Menurutnya, perhatian terhadap sarana pendidikan di Pulau Penyengat menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh anak mendapatkan hak yang sama untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang layak.
“Kita ingin anak-anak di Pulau Penyengat mendapatkan fasilitas pendidikan yang sama baiknya dan sama layaknya dengan anak-anak di Tanjungpinang daratan,” tambahnya.
Lis juga menekankan pentingnya pembangunan sekolah yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik, tetapi juga mencerminkan karakter dan identitas Pulau Penyengat sebagai kawasan cagar budaya dan pariwisata yang memiliki nilai penting bagi sejarah dan kebudayaan Melayu.
“Penyengat ini adalah jantung kebudayaan Melayu, kebanggaan Kota Tanjungpinang bahkan dunia. Karena itu, sudah selayaknya sekolah di Penyengat ini kita tata kembali agar menjadi sekolah yang unggul, berkarakter, nyaman, aman, membanggakan, dan memiliki konsep yang bernuansa Melayu,” tegas Lis.
Ia berharap revitalisasi tersebut dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Pulau Penyengat.
“Jangan ada lagi sekolah di pulau yang rusak dan tidak layak. Semua anak berhak sekolah dengan gembira,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Kepulauan Riau, Warsita, S.S., M.Pd., menjelaskan bahwa SDN 009 Tanjungpinang Kota di Pulau Penyengat merupakan salah satu sekolah yang mendapatkan program revitalisasi satuan pendidikan melalui APBN Tahun 2026. Sekolah tersebut juga menjadi salah satu proyek percontohan dengan konsep pembangunan yang mengangkat ciri khas Melayu.
“Insyaallah proses pembangunan ini dilakukan secara swakelola dengan pemberdayaan masyarakat. Tujuannya agar kita semua yang terlibat dalam pembangunan sekolah ini memiliki rasa saling memiliki. Dengan demikian, pembangunan dapat berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu,” jelas Warsita.
Warsita menambahkan, pemerintah daerah juga diharapkan terus memberikan dukungan dan komitmen dalam mewujudkan tata kelola satuan pendidikan yang baik, sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
“Untuk itu, mari kita dukung dan doakan bersama agar pembangunan selama 120 hari ini dapat berjalan lancar dan segera selesai, sehingga dapat dimanfaatkan oleh anak-anak kita untuk menuntut ilmu,” ujarnya.
Revitalisasi SDN 009 Tanjungpinang Kota mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp3,3 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan meliputi rehabilitasi total tujuh ruang belajar, satu ruang kepala sekolah, ruang majelis guru, perpustakaan, UKS, toilet, pagar sekolah, serta rumah dinas.
Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Tanjungpinang, didampingi Kepala BPMP Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUPR, camat, lurah, dan kepala sekolah. Kegiatan juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan dapat diselesaikan sesuai target. (**)








