Jalan Usaha Tani Desa Talang Baru Butuh Perhatian

Jumat, 02/08/2019 - 15:57
Ketua BPD  Suyanto

Ketua BPD  Suyanto

Klikwarta.com - Kelompok Tani Karya Tani Desa Talang Baru Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara mengharapkan jalan usaha tani di daerahnya bisa diperbaiki untuk mendukung kelancaran transportasi petani.

"Benar, jalan di lokasi kami memang sangat memprihatinkan. Jalan masih bertanah dan menyulitkan petani membawa hasil perkebunan dan pertanian", kata Ketua Kelompok Tani Karya tani Hardiyanto sabari saat di temui di kediaman nya, Jum'at (2/8/2019).

Hardiyanto sabari mengatakan perbaikan jalan itu sangat perlu dilakukan karena jika hujan jalan berlumpur. Padahal jalan itu selalu digunakan petani membawa hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. Ia mengharapkan pemerintah dapat memperbaiki jalan itu minimal dengan pengerasan sehingga jalan itu tidak berlumpur setiap hujan.

l

"Jika hujan datang maka sekitar 1,5 Kilometer jalan itu tidak bisa ditempuh karena di beberapa titik jalan berlumpur dan tergenang air", ujarnya.

Menurutnya kondisi jalan yang bertanah dan berlumpur itu sudah lama dirasakan. Padahal hasil pertanian dan perkebunan banyak dibawa melalui jalan ini.

"Khususnya petani karet. Masyarakat sangat kesulitan jika membawa hasil tani dan kebun mereka keluar", tambahnya.

Selain itu, jalan itu juga banyak yang berlubang dengam kedalaman sekitar 15-25 CM yang sulit dilalui kendaraan.

"Kita akan coba membuat proposal perbaikan jalan usaha tani tahun 2019 ini kepada Dinas perkebunan Kabupaten Bengkulu Utara," sebutnya.

Sementara itu Ketua BPD  Suyanto yang juga miliki kebun di area sekitar membenarkan kondisi jalan di lokasi itu sangat memprihatinkan. Apalagi jika musim hujan.

"Jika kondisi jalan basah maka motor pembawa hasil pertanian dan perkebunan tidak bisa melalui jalan itu karena di beberapa titik jalan berlumpur dan berlobang. Terpaksa kami kadang-kadang menggunakan panggul, gerobak dorong (klenteng) karena posisi jalan di beberapa titik tanjakan", jelasnya.

Kepala Desa Talang Baru Ajmi, menegaskan terkait permasalahan jalan usaha tani sepanjang + 1,5 KM di lintasi lebih kurang 50 kepala keluarga yang memiliki kebun karet yang melintasi jalan tersebut.

"Kami berharap kepada pemerintah terkait agar dapat memberi bantuan peningkatan jalan usaha tani tersebut", singkatnya. (Suradi)

Berita Terkait