Pakor pembahasan pengembangan wilayah Ibu Kota Bengkulu, di gedung Hidayah Pemkot Bengkulu
Klikwarta.com, Bengkulu - Dalam rangka pengembangan wilayah Ibu Kota, Gubernur Ptovinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Pemerintahan bersama jajaran OPD teknis dan Wali Kota Bengkulu beserta jajaran, di gedung Hidayah Pemkot Bengkulu, Kamis (10/3/2022).
Berbagai macam kebijakan dan rencana strategis yang dibahas. Di antaranya, penataan ruang dan pengembangan kawasan perkotaan hingga upaya penanganan permasalahan banjir.
Selain itu, pengembangan wilayah industri kawasan industri Pelabuhan Pulau Baai, juga ikut dibahas pada Rakor kali ini.
"Kita perlu melakukan pengembangan kawasan perkotaan di Ibu Kota Provinsi Bengkulu ini. Dengan demikian dinamika ekonomi di Bengkulu bisa semakin baik, setelah terbangunnya jalur Tol, pengembangan Pulau Baai dan kawasan industri lainnya", kata Rohidin.
"Sehingga, perlu adanya pembagian wewenang antara Pemprov dan Pemkot Bengkulu", tandasnya.
Lanjut Gubernur Rohidin, terkait rencana mempercantik wajah Kota Bengkulu, telah dilakukan pengusulan beberapa pembangunan pengembangan kawasan perkotaan ke pemerintah pusat.
"Ini kita telah soundingkan dengan DPR RI perwakilan Bengkulu dan Kementerian PUPR. Sehingga nanti wajah Kota Bengkulu semakin baik. Di mana akan kita bangun jalan layang seperti di wilayah simpang Polda Bengkulu dan dari simpang Pagar Dewa ke arah Pulau Baai. Ini juga untuk mengantisipasi mecetnya jalur yang saat ini mulai terjadi," terang Gubernur lulusan terbaik UGM dan IPB itu.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan terkait kolaborasi dan sinergi penanganan banjir, penuntasan mafia tanah di lahan yang merupakan milik Pemprov atau Pemkot Bengkulu dan terkait posisi Gubernur dan Wali Kota/Bupati sebagai pembina birokrasi di daerah.
Rohidin juga memaparkan terkait optimalisasi capaian vaksinasi Covid-19 yang ditargetkan 100 persen hingga awal April 2022 mendatang.
"Beberapa poin penting ini saya kira perlu sinergi dan kolaborasi kita bersama. Sehingga pembangunan Kota Bengkulu menjadi lebih baik ke depan", tegas Rohidin.
Menurut Rohidin, khusus permasalahan banjir di Kota Bengkulu, perlu membangun sistem drainase perkotaan yang terkoneksi dengan status jalan. Baik itu jalan kota, provinsi atau nasional.
Termasuk penertiban izin perumahan bersubsidi yang timbulnya banyak sekali di kota. Izin yang diberikan betul-betul harus sesuai peruntukannya, sehingga daerah-daerah resapan air tidak hilang.
Jika sistem drainase tidak dibangun, ruang terbuka hijau tidak dipersiapkan, tentu akan banyak sekali memunculkan persoalan banjir di wilayah pemukiman.
"Nah ini juga sudah sepakat Dinas PUPR Kota dan Provinsi Bengkulu, Bappeda kota dengan provinsi termasuk tadi diingatkan ke kota ada beberapa regulasi yang disampaikan ke Pemprov yang belum dilakukan verifikasi dengan baik, saya katakan itu akan segera dilakukan," pungkas Gubernur Rohidin.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan, mengatakan, koordinasi dan sinergi mempercantik wajah Kota Bengkulu, menjadi hal yang sangat baik. Semoga hal tersebut bisa terealisasikan.
"Kami juga tengah membangun Kota Merah Putih di dekat kawasan Pintu Tol Bengkulu. In sya Allah, Pemkot siap menunjang pembangunan kawasan industri Provinsi Bengkulu", singkat Helmi Hasan.(*)








