Hasto: Memang Harus Ada Kesinambungan Kepemimpinan

Jumat, 12/01/2024 - 21:59
Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto saat menghadiri acara deklarasi para ulama dan kiai kampung untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD di kawasan Cilandak, Jakarta, Jumat (12/1/2024).

Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto saat menghadiri acara deklarasi para ulama dan kiai kampung untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD di kawasan Cilandak, Jakarta, Jumat (12/1/2024).

Klikwarta.com, Jakarta - Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto mengatakan, perlu ada kesinambungan dari pimpinan sebelumnya ke yang baru akan menjabat.

Hal ini menjawab pertanyaan awak media terkait pernyataan Kapolri terkait sosok pimpinan ke depan.

"Kalau kita lihat dari substansinya memang harus ada kesinambungan dari kepemimpinan sehingga segala sesuatunya tidak dimulai dari nol,” kata Hasto usai menghadiri acara deklarasi para ulama dan kiai kampung untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD di kawasan Cilandak, Jakarta, Jumat (12/1/2024).

Dia pun menyampaikan bagaimana saat Megawati Soekarnoputri menjadi presiden kelima RI, juga melanjutkan hal yang baik dari pemimpin-pemimpin sebelumnya.

“Ibu Mega melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dari Bung Karno. Kemudian meluruskan hal-hal yang tidak baik dari kepemimpinan otoriter Pak Harto. Kemudian juga (meneruskan) dari Gus Dur,” ungkap Hasto.

Karena itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) ini meyakini, jika nanti Ganjar Pranowo terpilih menjadi Presiden kedelapan RI, akan dilanjutkan kebijakan yang baik dari presiden sebelumnya.

“Maka Pak Ganjar pun nanti juga akan melanjutkan hal-hal yang baik dari para presiden-presiden sebelumnya, terutama memperkuat keberpihakan terhadap wong cilik,” kata Hasto.

Dia pun mengingatkan, banyak suara dari rakyat yang juga berharap agar Polri tetap di Pemilu 2024 ini.

“Dari suara-suara rakyat kepada Kapolri. itu menunjukkan bahwa harapan terhadap Polri agar netral, agar tidak membuat pernyataan yang bisa dipersepsikan mendukung pasangan tertentu, itu disampaikan untuk tidak dapat dilakukan oleh Kapolri,” pungkasnya. (*)

Kontributor: Arif

Berita Terkait