130 Atlet Pelajar Disabilitas Unjuk Gigi di Peparpeda Karanganyar 2026
Klikwarta.com, Karanganyar - Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Kabupaten Karanganyar Tahun 2026 resmi bergulir di GOR RM Said, Rabu (17/6/2026).
Lebih dari sekadar kompetisi, ajang tahunan ini menjadi panggung pembuktian kesetaraan sekaligus ruang inklusif bagi atlet pelajar penyandang disabilitas di Bumi Intanpari.
Sebanyak 130 atlet pelajar dari berbagai penjuru Karanganyar turun gelanggang untuk memperebutkan podium juara. Langkah ini merupakan strategi jitu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dalam menjaring bibit unggul yang diproyeksikan bakal mengharumkan nama daerah di kancah provinsi hingga nasional.
Saat membuka acara, Bupati Karanganyar Rober Christanto membakar semangat para peserta. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik sama sekali bukan sekat untuk bermimpi dan mengukir prestasi.
"Olahraga adalah sarana terbaik membangun karakter, mental juara, dan kepercayaan diri. Melalui kegiatan ini, saya berharap para atlet makin termotivasi. Di sini tidak ada kata menyerah! Semua punya kesempatan yang sama, raihlah semaksimal mungkin," tegas Rober.
Bupati juga berpesan agar momentum Peparpeda ini dijadikan bekal berharga bagi para atlet dalam menghadapi tantangan hidup di masa depan.
Berbeda dengan ajang olahraga konvensional yang memakan waktu berhari-hari, Peparpeda Karanganyar 2026 dikemas secara taktis.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Agung Respati, menjelaskan bahwa seluruh pertandingan dirampungkan dalam satu hari penuh. Adapun cabang olahraga (cabor) unggulan yang dipertandingkan meliputi bulutangkis, tenis meja, renang, dan ejumlah cabor atletik modifikasi lainnya.
"Peparpeda tidak hanya menjadi ajang kejar medali, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan peningkatan rasa percaya diri. Kami ingin mereka bertanding dengan sportivitas tinggi sekaligus mempererat tali persaudaraan," ujar Agung.
Hadirnya jajaran tokoh penting dalam upacara pembukaan mempertegas komitmen lintas sektor dalam mendukung ruang inklusif di Karanganyar.
Sejumlah tamu undangan yang tampak hadir di antaranya Ketua NPCI Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Direktur Perumda Aneka Usaha Karanganyar, serta Ketua NPC Kabupaten Karanganyar.
Penyelenggaraan Peparpeda 2026 menjadi bukti konkret bahwa lewat dukungan ekosistem yang tepat, para atlet pelajar disabilitas mampu mendobrak batasan, mandiri, dan menjelma menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat luas. (**)








