Pasar Seni Tradisional Ubud Jadi Daya Tarik Wisatawan

Sabtu, 08/07/2023 - 12:23
Sumber Fot : Website/balicheapesttours

Sumber Fot : Website/balicheapesttours

Oleh : Syahrani Triana

Klikwarta.com - Wangi dupa menyelimuti atmosfir Bali seolah membuat para wisatawan ikut terhanyut dalam budayanya, setiap sudut jalan terdapat sesajen dan dupa. Hal tersebut yang dimiliki oleh pulau Bali, menjadi salah satu objek wisata yang sangat diminati oleh berbagai wisatawan dunia. Indahnya Bali terletak pada keindahan alamnya, keunikan budaya, serta kebiasaan masyarakat yang sangat kental dengan adat istiadat budaya Hindu. Sehingga membuat para wisatawan tidak pernah terlewatkan untuk membeli cinderamata khas Bali yang sangat unik.

Pulau Bali memiliki banyak pasar seni tradisional dengan nilai keunikan tersendiri sebagai salah satu tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya pasar seni tradisional di Bali yang terkenal di kalangan wisatawan domestik adalah pasar seni Ubud Bali. Maka menjadi daya tarik para wisatawan asing dan wisatawan domestik, karena lokasinya yang berdekatan dengat tempat wisata, sehingga wisatawan tertarik untuk mengunjungi pasar seni tradisional saat liburan di Bali.

Ada dua wilayah utama di dalam pasar seni tradisional Ubud yang dapat Anda kunjungi yaitu, wilayah barat dan wilayah timur. Untuk wilayah barat pasar, lebih banyak menjual barang dagangan berupa hasil kerajinan seni. Sedangkan untuk pasar wilayah timur lebih banyak menjual kebutuhan bahan pokok sehari-hari seperti sembako dan lainnya. Sebagian besar pedagang mengambil barang dagangan langsung dari pengrajin rumahan, yang membuat harga barang menjadi lebih murah, tentunya Anda harus ingat untuk menawar.

Hasil kerajinan yang dijual oleh pedagang pasar seni Ubud seperti:
• Baju kaos yang di hiasi sablon topeng barong bali
• Cincin dan kalung perak desain khas desain khas Bali
• Kain pantai
• Tas dan topi yang terbuat dari rotan
• Lukisan serta patung dengan ukiran khas Bali

Pasar seni Ubud buka dari jam 10:00 – 17:00 WITA. Anda tidak di kenakan biaya masuk untuk memasuki area pasar seni tradisional Ubud. Waktu terbaik mengunjungi pasar seni tradisional Ubud adalah di pagi hari, karena tidak terlalu ramai. Jika semakin siang, pasar tentunya sudah ramai dengan kunjungan wisatawan. Sebelum Anda memutuskan untuk berbelanja, usahakan untuk berkeliling terlebih dahulu dan menuyusuri area pasar seni tradisional Ubud. Tujuan menyusuri area pasar seni tradsisional Ubud agar Anda dapat melihat banyak pilihan barang dagangan dan kualitas dari barang yang ditawarkan.

Selain dapat menawar dengan harga murah saat berkunjung di pagi hari, orang Bali memiliki kepercayaan untuk memperlancar jualan selama satu hari, harus berhasil menjual barang dagangan di pagi hari, walaupun untungnya tipis bagi mereka. Kepercayaan orang Bali dalam berdagang ini terkenal dengan istilah “Pegarus dagangan”.

Pasar seni tradisional Ubud Bali ini pernah menjadi lokasi shooting film “Eat, Pray, Love” yang dibintangi Julian Roberts. Hal tersebut yang menjadikan pasar tersebut ramai sehingga para wisatawan memiliki rasa penasaran yang sangat tinggi dan ingin berfoto di Pasar seni tradisional Ubud. Karena setiap sudut pasar kental dengan gaya khas daerah Bali, bahkan sepanjang jalur jalan pasar menjadi latar menarik untuk berfoto. 

Semua yang ada di pasar ini memiliki karakter yang kuat, dapat mengingatkan wisatawan akan keindahan Bali. Suatu saat ketika dirumah seakan mengajak wisatawan untuk kembali berkunjung ke Bali.

Berita Terkait