Novita Hardini: Jadi Narasumber Belajar Bareng

Senin, 19/06/2023 - 20:51
Novita Hardini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, saat menjadi Narasumber dalam acara "Belajar Bareng" bersama pengurus PAC Fatayat NU di Ponpes Bumi Hidayah At Taqwa Kedunglurah Pogalan, Senin (19/6/2023).

Novita Hardini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, saat menjadi Narasumber dalam acara "Belajar Bareng" bersama pengurus PAC Fatayat NU di Ponpes Bumi Hidayah At Taqwa Kedunglurah Pogalan, Senin (19/6/2023).

Klikwarta.com, Trenggalek - Novita Hardini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek menyebut gender antara perempuan dan laki-laki adalah setara namun tidak sama.

Hal ini diungkapkan, Novita Hardini saat menjadi narasumber dalam acara "Belajar Bareng" pengurus PAC Fatayat NU di Ponpes Bumi Hidayah At Taqwa Kedunglurah Pogalan, Senin (19/6/2023).

Selanjutnya, Perempuan inspiratif ini mengatakan ketika kita berbicara tentang pengaruh utama gender dalam pembangunan sebuah daerah, maka hal tersebut ditujukan untuk membangun kesadaran bahwa gender perempuan dan laki-laki itu setara.

Menurutnya, "Setara itu bukan sama, kalau kita membahas isu pemberdayaan bukan berarti pemberdayaannya adalah pemberdayaan yang kebablasan," bebernya Novita Hardini.

Novita Hardini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, saat menjadi Narasumber dalam acara "Belajar Bareng" bersama pengurus PAC Fatayat NU di Ponpes Bumi Hidayah At Taqwa Kedunglurah Pogalan, Senin (19/6/2023).

Pihaknya menambahkan, "bukan karena kita merasa sudah berdaya dan yakin akan berdaya kita tidak butuh lagi pasangan kita," imbuhnya.

Dalam hal ini dikarenakan dalam isu Pengarusutamaan gender diperuntukkan mengangkat perjuangan kesetaraan bukan kesamaan, karena laki-laki dan perempuan itu setara tapi tidak akan pernah bisa sama.

Lebih lanjut, "Tanggung jawabnya, perannya, semua berbeda, maka di dalam isu pemberdayaan perempuan selalu membahas tentang kesetaraan peran bukan siapa yang lebih menang dan kalah, bukan siapa yang lebih kuat dan lemah," tutupnya.

Pewarta: Hardi Rangga

Berita Terkait