IJMC Jadi Ruang Tumbuhkan Potensi Anak, Tak Hanya Kejar Akademik
Klikwarta.com, Jember - Pembukaan Street Parade Junior dalam ajang International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 di Jalan Sudarman, Jember, Sabtu (8/8/2026), tidak sekadar menjadi pertunjukan seni dan kreativitas anak-anak. Kegiatan tersebut dinilai menjadi ruang penting untuk mengembangkan potensi anak di luar bidang akademik.
Hal itu disampaikan Ning Ghyta saat menghadiri pembukaan Street Parade Junior IJMC 2026. Menurutnya, kegiatan seperti IJMC memiliki nilai penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Luar biasa sekali acara kali ini. Selain menggerakkan perekonomian, yang lebih utama adalah bagaimana mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak,” ujar Ning Ghyta.
Ia menekankan, kemampuan anak tidak seharusnya hanya diukur dari prestasi akademik.
Setiap anak memiliki minat dan bakat berbeda yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang.
“Anak-anak jangan hanya dibilang pintar kalau bagus di bidang akademik. Ada anak yang suka musik, menggambar, marching band, atau bidang lainnya. Jadi jangan hanya melulu matematika, bahasa Inggris maupun IPS,” jelasnya.
Karena itu, Ning Ghyta mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengenali sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki anak. Menurutnya, orang tua memiliki peran besar dalam membentuk versi terbaik dari anak-anak mereka.
Ia mengibaratkan anak seperti telepon seluler yang membutuhkan pembaruan secara berkala. Potensi anak, kata dia, juga perlu terus diperbarui dan dikembangkan melalui pengalaman, pendidikan, serta lingkungan yang mendukung.
“Anak-anak itu ibarat handphone yang selalu di-update. Jadi harus terus di-update, agar kita tahu versi terbaiknya seperti apa,” katanya.
Menurutnya, proses pengasuhan dan pengembangan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua. Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, komunitas, serta seluruh ekosistem yang berada di sekitar anak.
“Urusan pengasuhan adalah urusan bersama. Orang tua harus berkolaborasi dengan semua pihak dan seluruh ekosistem pengasuhan untuk menumbuhkan serta mengoptimalkan potensi anak-anak,” tegasnya.
Ning Ghyta juga berharap kegiatan yang memberikan ruang kreativitas kepada anak dapat terus dikembangkan dan tidak hanya hadir dalam momentum tertentu, seperti perayaan Hari Kemerdekaan.
Ia menilai perkembangan kegiatan kreatif dan seni di Jember saat ini sudah menunjukkan kemajuan. Namun, dukungan dari seluruh elemen masyarakat tetap dibutuhkan agar berbagai kegiatan positif tersebut dapat berkembang lebih besar.
“Tidak harus hanya setahun sekali. Ke depan tentu harus lebih baik lagi. Sekarang Jember sudah luar biasa bergerak. Mohon dukungan dari semua pihak untuk terus memberikan support,” ungkapnya.
Ning Ghyta juga mengajak masyarakat untuk tidak takut terhadap kritik dalam membangun Jember.
Baginya, perbedaan pendapat merupakan bagian dari proses untuk saling memperbaiki dan bertumbuh.
“Tidak ada waktu yang selalu sempurna. Yang penting bagaimana kita saling menumbuhkan dan bersinergi satu sama lain,” pungkasnya.
Ia berharap kolaborasi seluruh elemen tersebut dapat turut mendorong terwujudnya Jember yang semakin maju serta memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. (Maria)








