Surati Ketua DPRD Karanganyar, 4 Fraksi Desak TAPD Kembali Dipanggil dan Karifikasi Soal Pemangkasan Pokir

Kamis, 02/02/2023 - 23:07
Empat fraksi gabungan saat menemui Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo di ruang kerjanya, Kamis (2/2/2023).

Empat fraksi gabungan saat menemui Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo di ruang kerjanya, Kamis (2/2/2023).

Klikwarta.com, Karanganyar - Empat fraksi di DPRD Karanganyar, yakni Fraksi PKS, PKB, Gerindra dan Demokrat, kembali bereaksi mendesak kejelasan terkait pemangkasan dana pokok pikiran (pokir) sejumlah anggota dewan.

Pimpinan dari masing-masing fraksi tersebut, bahkan bersama-sama menandatangani surat resmi sekaligus menyerahkannya kepada Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo, Kamis (2/2/2023).

Melalui surat itu, gabungan empat fraksi tersebut meminta Ketua DPRD Karanganyar segera memanggil kembali eksekutif, dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Karanganyar, untuk melakukan klarifikasi sebagai tindak lanjut atas rekomendasi dari hasil pertemuan antara Pimpinan DPRD, Pimpinan Fraksi dan TAPD Kabupaten Karanganyar pada t3 Januari 2023 lalu.

"Yang ingin kami mintakan klarifikasi adalah hasil konsultasi TAPD kepada Bupati Karanganyar terkait kejelasan dan solusi pokir DPRD Karanganyar yang dialihkan saat Penetapan APBD 2023," ungkap  Ketua Fraksi Gerindra, Ade Eliana kepada wartawan.

Gabungan empat fraksi ini, lanjut Ade, juga ingin menanyakan terkait transparansi data  pengalihan dana pokir menjadi hibah daerah sebagaimana yang disampaikan TAPD saat pertemuan dengan Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Fraksi PKS, Darwanto,  menambahkan bahwa dilantiknya Sekda Karanganyar yang baru, menjadi momentum  baru untuk melakukan koordinasi dan komunikasi terkait kejelasan transparansi pemotongan pokir anggota dewan.

"Sebab, para anggota dewan sebelumnya terkendala karena Sekda sudah hampir memasuki masa purna tugas. Ketua TAPD adalah Sekda. Dan, dengan sudah dilantiknya Sekda baru, maka kami jadikan momentum untuk memasukkan surat resmi guna meminta klarifikasi lanjutan soal pokir sejumlah anggota yang hilang beserta solusinya, sekaligus transparansi datanya. Apa yang kami lakukan adalah untuk menjaga marwah DPRD, karena pokir ini adalah pokir DPRD," tandas Darwanto.

Sementara, usai menerima kehadiran gabungan empat fraksi itu, Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo menyampaikan akan segera menindaklanjuti dan mengirimkan surat secara resmi kepada TAPD, yakni OPD terkait untuk memberikan penjelasan. 

"Ya ini sebagai tindak lanjut dari beberapa fraksi yang menanyakan, pengalihan pokir ini untuk apa, biar nanti TAPD yang menjelaskan. Kita kirim surat kepada mereka untuk menyiapkan jawabannya. Jadi tidak kita undang lagi untuk klarifikasi," kata Bagus Selo.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait