Semburan Gas Campur Air dan Lumpur di Sumur Kedinding 10 Timbulkan Bau Menyengat

Kamis, 13/02/2025 - 18:55
Semburan gas bercampur lumpur dan air di sumur tua Kedinding 10 yang merupakan WKP Pertamina EP-KSO K-Vell Blora Energi di Dukuh Kedinding Desa Ngraho kecamatan Kedungtuban kabupaten Blora.

Semburan gas bercampur lumpur dan air di sumur tua Kedinding 10 yang merupakan WKP Pertamina EP-KSO K-Vell Blora Energi di Dukuh Kedinding Desa Ngraho kecamatan Kedungtuban kabupaten Blora.

Klikwarta.com, Blora - Semburan gas bercampur lumpur dan air setinggi 1 meter terjadi di Sumur Kedinding 10 Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP-KSO K-Vell Blora Energi. Material semburan pun mengalir deras ke Sungai Kedinding yang menuju ke Kali Sogo yang berada di jalur provinsi Cepu-Randublatung. Peristiwa tersebut diketahui warga sekitar lokasi, pada Kamis (13/2/2025) sekitar pukul 07.30 wib. Anggota Polsek Kedungtuban yang mengecek lokasi semburan pun segera memasang garis polisi.

Sukirno warga RT 6 RW 4 Dukuh Kedinding Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban menuturkan, saat itu dirinya menelepon Andri tetangganya karena ada keperluan.  Dan ternyata Andri  sedang berada di dekat lokasi  semburan dan memberitahukan bahwa sumur 10 mengeluarkan semburan.  Mendapat informasi tersebut,  dirinya langsung menuju lokasi.

"Baunya sangat menyengat. Bahkan ketika saya di SMP 1 Kedungtuban yang radius 3 kilometer dari lokasi semburan masih tercium  bau lantung. Warga berharap ini segera ditangani," ujar Sutrisno.

Pun saat wartawan mengambil video dan foto yang beradius kurang lebih 200 meter , aroma gas tercium jelas. Beberapa wartawan yang berada di lokasi terpaksa harus mengenakan masker.

Sementara itu, Waka Administratur Perhutani KPH Cepu Lukman saat  ditemui di lokasi semburan menjelaskan,  pihaknya dapat informasi dari masyarakat bahwa di petak 68L terjadi semburan lumpur bercampur gas. Setelah di cek ternyata memang berada di lokasi Pertamina, yang dulu pernah di bor sekarang menjadi bocor dan akan ditangani oleh Pertamina. Lingkungannya ada di kawasan hutan BKPH Kendilan KPH Cepu.

"Kurang lebih jam 1 siang kami mendapat informasi. Dan kami sudah kordinasi dengan Pihak Polres. Dan Tim Pertamina dan Polsek sudah turun untuk cek lokasi," ujarnya.

Pantauan di lokasi, tim Pertamina EP Field Cepu Zona 11 dan K-Vell sudah tiba di lokasi. Namun sampai pukul 15.30 wib, semburan lumpur bercampur air dan minyak berwarna pekat masih mengalir dan belum ada upaya dan penanggulangan untuk melokalisir aliran.

Pewarta: Fajar

Berita Terkait