Pembahasan pembangunan blok LP Cilegon
Klikwarta.com, Cilegon - PCM atau Pre Construction Meeting atau rapat pra pelaksanaan pekerjaan yang tidak boleh disepelekan dalam pekerjaan konstruksi, karena dalam pelaksanaan proyek dapat mengatasi kendala-kendala dilapangan.
Untuk itu, Kementerian Hukum dan HAM Banten menyelenggarakan Pre Construction Meeting (PCM) pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Blok Hunian pada Lapas Cilegon. Sabtu (18/6)
Bertempat di Ruang Rapat Lapas Cilegon, Jl. Cikerai Kp. Koweni Ds Kalitimbang Kec. Cibeber, Cilegon, turut dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Masjuno), Kepala Divisi Administrasi (Sri Yusfini Yusuf), Kepala Bagian Umum (Irwan Rahmat Gumilar, Kepala Lapas Cilegon (Sudirman Jaya) dan Jajarannya, BPKP perwakilan Banten, DPUTR Kota Cilegon, Pokmil Pengadaan Pekerja Konstruksi dan pihak-pihak Manajemen Konstruksi.

Dalam arahannya, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Masjuno, untuk mencapai target yang telah direncanakan dalam pembangunan gedung pada Lapas Cilegon diperlukan Manajemen Pelaksana (Project Management) agar pelaksanaan berjalan lancar dan memberi hasil akhir yang tepat guna, tepat mutu dan tepat waktu.
Lanjutnya, mengingat akan banyak hal yang perlu dipertimbangkan dan dievaluasi dengan cermat dalam pelaksanaan pekerjaan ini, dikarenakan tingkat kompleksnya pekerjaan yang cukup tinggi, selain dari waktu relatif singkat dan padat.

“Akuntabilitas merupakan prioritas utama dan yang paling terdepan dalam proses pembangunan blok hunian maximum security ini. Keselamatan kerja pekerja dan para warga binaan juga merupakan hal nomor 1 yang harus diperhatikan. Saya berharap agar pelaksanaan pekerjaan konstruksi berjalan secara aman dan tertib sehingga tercipta kualitas bangunan sesuai dengan hasil yang telah direncanakan”, ungkap Masjuno.
Usai PCM, Kepala Divisi Pemasyarakatan dan Kepala Divisi Administrasi beserta pihak-pihak Manajemen Konstruksi melakukan observasi lokasi pembangunan gedung Lapas Cilegon.
(Kontributor : Safarudin)








