Percepat Penataan Kawasan Wisata DDTS Bengkulu, Gubernur Rohidin Tekankan Ini

Senin, 14/02/2022 - 19:52
Gubernur Rohidin saat memimpin Rapat Pembahasan Progres Penataan Kawasan Wisata DDTS Bengkulu

Gubernur Rohidin saat memimpin Rapat Pembahasan Progres Penataan Kawasan Wisata DDTS Bengkulu

Klikwarta.com, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menekankan kepada OPD teknis untuk bekerja sama dengan Ditjen Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bengkulu dan Balai Jalan Nasional. Termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, agar segera mematangkan perencanaan terkait penataan Taman Wisata Alam (TWA) Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu seluas 88,82 hektar. 

"Jadi hari ini kita matangkan bersama pihak Balai Kementerian, Minggu depan kita lanjutkan dari hasil pantauan di lapangan membahas fix lahan yang akan dibebaskan serta titik pembangunan jalan dan penataan kawasan," jelas Gubernur Rohidin usai memimpin Rapat Pembahasan Progres Penataan Kawasan Wisata DDTS Bengkulu, di Ruang Rapat Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (14/02/2022).

Pematangan tersebut mulai dari proses pembebasan lahan dan pembangunan jalan 2 jalur dari Simpang Kompi hingga Simpang Brimob, pembangunan jalur jogging track di sekeliling danau. Termasuk penataan kawasan area terbuka untuk parkir serta area kegiatan wisata.

"Proses pembebasan lahan ini ditargetkan selesai pada triwulan pertama tahun 2022 dan pada pertengahan triwulan ke 2, pembanguan jalan 2 jalur ini bisa selesaikan. Baru kemudian dimulai penataan kawasan dan pembangunan jogging track di 2023", ujar Rohidin.

Pada rapat koordinasi tersebut, juga dibahas tahap awal pengembangan jalan Provinsi di poros utama Kota Bengkulu. Hal ini, untuk mengantisipasi berfungsinya kawasan Pelabuhan Pulau Baai dan jalan Tol karena diperkirakan gejolak ekonomi akan bangkit pasca Pandemi COVID-19.

"Jadi wajah Kota ini perlu penataan. Saya sudah bicarakan dengan Kementerian PUPR kemudian dengan Komisi 5 DPR RI, nanti akan ditindaklanjuti dengan pihak Balai Cipta Karya dan Balai Jalan Nasional," jelas Rohidin.

Lanjut Rohidin, penataan jalan Kota tersebut mulai dari Simpang Lima hingga Simpang Padang Harapan, yang secara kualitas perlu dilakukan peningkatan. Kemudian pembangunan jalan layang dari arah Simpang Pagar Dewa ke arah Pulau Baai serta jembatan layang dari Simpang Polda Bengkulu.

"Saya kira dalam posisi saat ini aktifitas kendaraan belum terlalu padat, mungkin belum terlalu membutuhkan anggaran yang besar. Ini akan kita rapatkan kembali dengan pihak Balai dan bangun komunikasi lanjutan dengan Kementerian PUPR", tutup Rohidin.(*)

Berita Terkait