Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tidak Hanya Serapan Anggaran Semata

Kamis, 16/07/2020 - 18:01
Bimbingan Teknis Aplikasi SAKTI Web

Bimbingan Teknis Aplikasi SAKTI Web

Klikwarta.com, Bengkulu - Dalam rangka implementasi penganggaran berbasis kinerja, jika dulu pelaksanaan anggaran berfokus kepada realisasi anggaran, maka mulai sekarang mindset satuan kerja (satker) harus berubah. Pelaksanaan anggaran haruslah berfokus pada pencapaian output dan outcome dengan prinsip efektivitas dan efisiensi.

Demikian disampaikan oleh Rusli Zulfian, Kepala KPPN Mukomuko saat membuka Bimbingan Teknis Aplikasi SAKTI Web dalam rangka Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) yang berlangsung pada hari senin sampai dengan selasa, 13 dan 14 Juli 2020 bertempat di Aula KPPN Mukomuko.

RSPP akan diimplementasikan dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Tahun Anggaran 2021 dan bertujuan untuk memperkuat perencanaan penganggaran berbasis kinerja, mengihindari tumpang tindih program dan kegiatan antar satker/Kementerian/lembaga yang semuanya dimaksudkan untuk mewujudkan efisiensi belanja yang lebih optimal. Lebih lanjut Rusli menyampaikan bahwa sesuai Instruksi Presiden, APBN harus fokus dan tepat sasaran, harus benar-benar tercapai output-nya bukan sekedar realisasi yang besar.

Penyerapan anggaran hanya menjadi salah satu Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dari 13 indikator yang lain. Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara (BUN) telah merumuskan IKPA yang secara garis besar terdiri dari empat aspek yaitu: kesesuaian perencanaan dengan pelaksanaan, kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas kegiatan dan efisiensi pelaksanaan kegiatan. Pada Tahun Anggaran 2020 ini, penilaian atas IKPA satker ditambah indikator Konfirmasi Capaian Output.

Diharapkan kepada seluruh satker, data capaian output yang diisikan haruslah benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan, agar dapat dilakukan monitoring ketercapaian output tersebut. Kemudian, kesesuaian antara perencanaan anggaran pada Halaman III DIPA dengan pelaksanaannya agar menjadi perhatian seluruh satker, karena indikator tersebut menjadi indikator IKPA dengan capaian terendah, pungkas Rusli. (Red/TM)

Berita Terkait