Koli barang yang diamankan di Bandara Fatmawati Soekarno, Rabu (04/10/2017)
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Penemuan senjata api (senpi) di kargo Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Rabu (04/10/2017) yang sempat menghebohkan suasana bandara, akhirnya terungkap. Senpi tersebut ternyata milik BNN Provinsi Bengkulu.
Sebelumnya, saat diamankan di terminal kargo Bandara Fatmawati Bengkulu terdapat 10 koli via Pesawat Garuda No. 296 atas nama pemilik Adi Darmawanto di Bengkulu dengan alamat Jalan Glatik NO. 30 RT 10 RW 09 Bengkulu. Sementara pengirim atas nama BNN RI Jalan MT Haryono No. 11 Cawang, Jakarta. Berdasarkan Scan dari X-ray, 2 koli dari barang tersebut diduga berisi senjata api.
Kemudian barang tersebut ditahan oleh Kasrem 041/Gamas bersama Danlanal Bengkulu. Selanjutnya, dilakukan penelusuran untuk pengecekan ke alamat Adi Darmawanto di Jalan Gelatik dan diperoleh hasil bahwa alamat tersebut atas nama Suratmin (Pensiunan BKKBN Provinsi). Setelah dikoordinasikan kepada pemilik rumah tersebut tidak ada kaitannya dengan penemuan senjata.
Setelah dikoordinasikan dengan Nursaid (anggota BNN Provinsi Bengkulu) barulah ditemukan titik terang, setelah Nursaid menunjukan dokumen kepemilikan pendistribusian senpi dan amunisi yang ditujukan ke Kepala BNN Provinsi Bengkulu. Kepada BNN Provinsi Bengkulu ditujukan senpi kaliber 22 mm dan Airsoft Gun 2 pucuk dari hasil x-ray diduga senjata tersebut dari jenis AK 47 dan Minimi.
Selanjutnya, pada pukul 15.00 WIB dilakukan pembongkaran isi koli tersebut yang disaksikan Kasrem 041/Gamas, Danlanal Bengkulu, Polda Bengkulu, Kabainda, kepala Bandara, Dandenpom AD, Dandepomal dan BNNP, diperoleh data sebagai berikut :
1. 5 pucuk senjata jenis Saiga-12 CEXP-01 kaliber 18,3 MM (buatan Rusia)
2. 21 buah senjata pistol jenis CZ P-07 (Softgun) kaliber 22 mm.
3. 42 buah sarung pistol
4. 21 buah rompi anti peluru
5. Yang belum dibongkar tersisa 5 koli
(Medi Darwansah)








