SMPN 23 Putri Hijau Terima Kucuran DAK Rp. 535 Juta

Sabtu, 28/12/2019 - 15:23
Kepala Sekolah SMPN 23 Putri Hijau Muhammad Yarli

Kepala Sekolah SMPN 23 Putri Hijau Muhammad Yarli

Klikwarta.comBengkulu Utara -Kucuran Dana Alokasi Kusus (DAK)  dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2019 di sambut suka cita oleh segenap keluarga besar SMPN 23 Putri Hijau. 

Berkat bantuan tersebut sekolah yang beralamatkan Desa Cipta Mulya Kecamatan Putri Hijau mampu berbenah meningkatkan sarana penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, dengan melakukan rehabilitasi gedung /ruang kantor dan kelas beserta perabotnya yang di biayai melalui (DAK) senilai Rp. 535.000.000,-.

Kepala SMPN 23 Putri Hijau, Drs. Muhammad Yarli menjelaskan rehabilitasi sarana prasarana penunjang belajar di sekolah yang ia pimpin di lakukan secara swakelolah dengan membentuk tim panitia pembangunan sekolah (P2S), pengerjaannya telah di laksanakan 90 hari kerja kalender sejak Agustus lalu. 

B

Diri nya memastikan dalam proses pengerjaan pihaknya, berupaya melakukan yang terbaik untuk kemajuan sekolah ini. Karena ini menyangkut pendidikan, maka kita utamakan kualitas pekerjaan yang baik, agar dapat memotivasi Anak -anak agar rajin dan giat belajar di sekolah. 

"Alhamdulillah tidak ada kendala, pihaknya pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemkab, dinas pendidikan kabupaten Bengkulu Utara dan semua pihak yang mendukung, sehingga tahun ini rehabilitasi sarana penunjang belajar di sekolah ini bisa terlaksana. 
kami mengapresiasi program pemerintah yang telah mengalokasikan dana DAK kesekolah ini, semoga nantinya ini bisa bermanfaat dengan berbanding lurus dengan prestasi siswa di sekolah ini", ujar Muhammad Yarli, Jumat (27/12/2019).

Diakui Muhammad Yarli, di sekolah yang ia pimpin saat ini masih memerlukan bantuan pembangunan, ia pun berharap di tahun berikutnya sekolah ini kembali di prioritaskan mendapatkan bantuan sehingga secara bertahap seluruh bangunan di sekolah ini layak untuk menunjang KBM, terutama gedung /ruang laboratorium, perpustakaan dan pagar keliling sekolah yang masih sangat memerlukan pembangunan. (Suradi) 

Berita Terkait