IJMC Angkat Nama Jember ke Panggung Dunia, Tahun Depan Siap Jadi Tuan Rumah Event Internasional Perdana
Klikwarta.com, Jember - International Jember Marching Carnival (IJMC) tak sekadar menghadirkan kompetisi. Ajang bertaraf internasional ini dinilai berhasil mengangkat nama Kabupaten Jember di mata dunia sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.
Bahkan, setelah sukses menggelar IJMC, Jember dipastikan kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang internasional perdana World Marching Sport pada 2027.
Hal itu mengemuka dalam Gala Dinner IJMC di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (6/8) malam.
Ketua KORMI Jember Tri Basuki mengakui jumlah negara peserta tahun ini belum sesuai target. Kondisi geopolitik di kawasan Asia serta melonjaknya harga tiket pesawat internasional menjadi faktor utama berkurangnya partisipasi negara peserta.
Meski demikian, ia menegaskan nilai utama IJMC bukan hanya soal kompetisi, melainkan memperkenalkan Jember kepada Indonesia hingga dunia.
"Harapannya, semakin banyak daerah dan negara yang mengenal Jember sebagai daerah yang mampu menggelar event bertaraf internasional," ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Presiden AMBC, Sehat Kurniawan Saiman.
Menurutnya, kualitas penyelenggaraan IJMC di Jember sudah memenuhi standar internasional dan layak dijadikan rujukan bagi penyelenggaraan event marching band di daerah lain.
Ia menilai pekerjaan rumah berikutnya adalah memperkuat promosi agar semakin banyak negara mengetahui bahwa Jember telah memiliki kapasitas sebagai penyelenggara event kelas dunia.
Sehat mengungkapkan, kepercayaan dunia kepada Jember dibuktikan dengan penunjukan Kabupaten Jember sebagai tuan rumah penyelenggaraan perdana World Marching Sport pada 2027. Momentum itu dinilai menjadi peluang emas untuk mengenalkan potensi wisata, budaya, hingga ekonomi Jember kepada peserta dari berbagai negara.
"Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saat mereka datang ke Jember, mereka juga akan melihat potensi daerah ini," katanya.
Sementara itu, salah satu juri IJMC yang telah berulang kali datang ke Jember menilai perkembangan kota ini sangat pesat.
Menurutnya, setiap penyelenggaraan marching band selalu menciptakan multiplier effect, mulai dari meningkatnya okupansi hotel, perputaran ekonomi masyarakat, hingga promosi pariwisata.
Ia juga menilai marching band bukan hanya melahirkan prestasi, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda dan wadah pengembangan bakat.
Dengan kepercayaan sebagai tuan rumah event internasional pada 2027, Jember dinilai memiliki peluang besar memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism sekaligus pusat penyelenggaraan marching band berkelas dunia. (**)








