Gerak Cepat, Personel Polres Manggarai Timur Amankan Bank BRI KCP Borong yang Rusak Berat Akibat Gempa

Sabtu, 15/08/2026 - 21:39
Sejumlah barang bantuan yang akan dikirimkan BNPB melalui Baseops TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada Sabtu (15/8). Foto rilis No. 550

Sejumlah barang bantuan yang akan dikirimkan BNPB melalui Baseops TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada Sabtu (15/8). Foto rilis No. 550

Klikwarta.com, BORONG – Pasca-gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) pagi, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur bergerak cepat memastikan keamanan wilayah. Personel satuan Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) langsung diterjunkan ke lapangan guna memonitor situasi dan mengamankan aset-aset strategis negara maupun publik.

Kapolres Manggarai Timur melalui Kanit Pamobvit melaporkan bahwa guncangan gempa yang terjadi pada pukul 06.00 WITA tersebut berdampak pada salah satu fasilitas perbankan di wilayah Borong.

Polri

"Hasil monitoring dan pengecekan di lapangan menunjukkan adanya kerusakan fisik pada satu objek tertentu, yakni Kantor Bank BRI KCP Borong yang mengalami rusak berat," ujar Kanit Pamobvit Polres Manggarai Timur dalam keterangan tertulisnya, Sabtu malam.

Merespons kondisi tersebut, pihak kepolisian langsung mengambil langkah taktis guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel Polres Manggarai Timur telah disiagakan di lokasi terdampak untuk melakukan pengamanan ketat serta patroli rutin di sekitar area guna mengamankan aset perbankan.

"Kami juga terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak pengelola Bank BRI serta instansi terkait untuk penanganan penyelematan aset dan langkah darurat selanjutnya," tambahnya.

Polri

Hingga sabtu malam, Polres Manggarai Timur memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa ini. Secara umum, situasi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polres Manggarai Timur dilaporkan tetap aman, kondusif, dan berada di bawah kendali aparat.

Aktivitas masyarakat di wilayah Manggarai Timur terpantau tetap berjalan dengan lancar. Meski demikian, kepolisian mengimbau seluruh warga untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat diminta hanya memercayai informasi resmi dari instansi berwenang seperti BMKG dan pemerintah daerah guna menghindari berita bohong (hoaks).

Pihak Polres Manggarai Timur menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala dan melaporkan setiap dinamika yang terjadi pada kesempatan pertama. (*)

Berita Terkait