Walikota Blitar Syauqul Muhibbin bersama Hendik Bajil (sebelah kanannya) Didampingi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Selasa (21/7/2026). (Foto : Klikwarta.com)
Blitar - Walikota Blitar Syauqul Muhibbin bikin heboh suasana pelantikan anggota DPRD Kabupaten Blitar Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Fraksi PDI Perjuangan, Selasa (21/7/2026) di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar.
Walikota Ibbin tiba-tiba hadir seusai prosesi pelantikan anggota DPRD Kabupaten Blitar sisa masa jabatan periode 2024-2029 PAW terhadap Hendik Budi Yuantoro atau biasa dipanggil Bajil berlangsung.
Dia hadir pada acara itu didampingi seorang ajudan dan langsung bikin sejumlah petugas acara kelabakan menerima tamu dari orang nomor satu di Kota Blitar ini, lantaran secara dadakan sang walikota tiba di rumah rakyat yang tentu tidak ada persiapan tertentu dari pihak sekretariat dewan.
Setiba di lokasi acara, Mas Ibbin disambut Hendik Bajil yang tidak lain ialah sahabatnya sejak mengenyam pendidikan tinggi di Yogyakarta sekira dua puluhan tahun lebih yang lalu. Hendik merasa bangga dan mendapat kehormatan atas kehadiran Mas Ibbin di momen spesialnya.
Memasuki ruang Graha Paripurna, Mas Ibbin juga menyempatkan diri menerima permintaan swafoto dari sejumlah anggota dewan, dilanjutkan foto bersama Hendik sekeluarga didampingi pimpinan dewan. Pimpinan dewan bersama Bupati Blitar Rijanto yang juga hadir, menyambut kehadiran Mas Ibbin dengan hangat penuh suasana kekeluargaan.
"Dia teman lama saya. Sebagai teman ketika diundang ya hadir saja. Selamat buat Hendik mengemban amanah masyarakat sebagai anggota DPRD Kabupaten Blitar," tukas Mas Ibbin.
Hendik turut menyampaikan terimakasih kepada Walikota Blitar Mas Ibbin yang telah sudi menghadiri pelantikannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Blitar lewat jalur PAW itu.
Hendik resmi menjadi anggota DPRD Kabupaten Blitar Dapil 4 menggantikan Suwondo yang kena sanksi partai seusai kasus dugaan skandal nikah siri dengan penelantaran anak.
Hendik menempatkan dirinya sebagai kader PDI Perjuangan, sekaligus menegaskan selalu siap menerima penugasan dari partai kapanpun dibutuhkan.
Ia mengaku tidak pernah secara khusus berharap masuk DPRD melalui mekanisme PAW, namun ketika keputusan partai telah ditetapkan, dirinya siap menjalankan tugas sebagai petugas partai.
“Saya sebagai kader partai, sebagai petugas partai menjalankan amanah yang diberikan partai. Sebenarnya saya tidak berharap seperti ini, tetapi karena ini tugas dari partai, saya siap menerima dan menjalankannya,” ujar Hendik usai dilantik. (sal)









