Persoalan Sepele, Ibu-ibu Jadi Korban Pengeroyokan

Selasa, 20/10/2020 - 21:57
Ketua DPC Lembaga Bantuan Hukum  Pembela Tanah Air Mendampingi Raifa Korban Pengeroyokan

Ketua DPC Lembaga Bantuan Hukum  Pembela Tanah Air Mendampingi Raifa Korban Pengeroyokan

Klikwarta.com, Situbondo - Nasib malang menimpa Raifa warga Dusun Bukkol Manis RT 02 / RW 01 Desa Kedung Dowo Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo menjadi korban penganiayaan berat hingga menderita luka lebam dan lecet di wajah dan di rawat selama 3 hari di Puskesmas Arjasa. Kejadian pengeroyokan terjadi pada, Rabu (21/10/2020) di lakukan oleh 5 orang pelaku yakni 3 wanita dan 2 pria. 

Menurut keterangan Korban pengeroyokan Raifa mengatakan kejadian berawal pada tanggal 13 Oktober 2020 sekira pukul 19.30 WIB korban Raifah meminta dari salah satu pelaku BY untuk memindahkan kandang ayam dibelakang rumahnya, namun permintaan tersebut ditolak dan tiba tiba pelaku berinisial BY langsung menghantam wajah korban dan bersamaan datang pula KS memegang korban dari belakang serta beberapa pelaku inisial BY, JJ , SM , TL ikut memukuli korban bertubi tubi hingga tersungkur ke tanah.

Dalam kejadian pengeroyokan tersebut terketuk langsung dari nurani Aktifis muda sekaligus seorang jurnalis Nurul Amin selaku sekertaris DPC LBH PETA Situbondo menyampaikan kepada awak media. 

"Dari kejadian ini saya menyikapi bahwa tindakan pengeroyokan tidak layak di jadikan contoh, tidak semestinya perbuatan ini di lakukan", ujar aktifis yang biasa akrab dipanggil Bang Emen

"Saya juga memohon dan meminta kepada APH harus bisa memberikan keadilan yang benar ,ibarat pepatah jangan tajam kebawah namun tumpul ke atas" usut tuntas dan tangkap kasus pengeroyokan ke 5 pelaku tersebut", imbuh Emen, Selasa (20/10/2020).

Ketua DPC Lembaga Bantuan Hukum  Pembela Tanah Air (LBH PETA)yang akrab di panggil bang eko menyampaikan kepada awak media

"Pada hari ini, saya mendampingi  pihak korban di Polsek Arjasa untuk di mintai keterangan yang anehnya pihak korban sampai saat ini belum mendapatkan surat laporan dari Polsek Arjasa padahal kasus ini sudah 1 minggu dari kejadian", ulas bang Eko

"Saya berharap kepada kapolsek arjasa kasus ini ditangani serius jangan main main demi tegaknya kebenaran dan ke adilan" pungkas eko

Berita Terkait