Peluncuran program pemberdayaan ekonomi Z-Mart Baznas Karanganyar, di Ruang Anturium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (8/7/2026)
Klikwarta.com, Karanganyar - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar mengucurkan dana fantastis senilai Rp1.437.200.000 untuk mendongkrak ekonomi mikro lewat program Zakat Upgrading Mandiri (Zetma) 2026. Dana miliaran rupiah tersebut dialokasikan khusus untuk mentransformasi warung kelontong tradisional menjadi retail modern bernama Z-Mart.
Penyerahan bantuan modal usaha ini berlangsung khidmat di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (8/7/2026). Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Baznas Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Kementerian Agama, Dinas Koperasi dan Perdagangan, serta 177 pelaku usaha mikro selaku mustahik (penerima manfaat).
Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar, Hafidhi, menegaskan bahwa distribusi bantuan ini dilakukan secara merata ke seluruh wilayah.
"Setiap desa diwakili oleh satu orang mustahik. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan dana sebesar Rp8.000.000 untuk memajukan usaha kelontong yang mereka kelola," ujar Hafidhi.
Program Z-Mart hadir sebagai jawaban nyata untuk melawan gempuran toko ritel modern yang kian menjamur. Dalam program ini, Baznas tidak sekadar melepas dana segar, melainkan memberikan intervensi paket lengkap yang mencakup tiga aspek utama.
Pertama, peningkatan stok dan fisik melalui bantuan modal kerja untuk memperbanyak barang dagangan, serta renovasi fisik berupa branding agar warung menjadi lebih bersih, rapi, dan menarik. Kedua, pembekalan manajemen ritel berupa pelatihan tata kelola keuangan yang efektif agar pemilik warung mampu mengelola arus kas dengan sehat. Ketiga, digitalisasi sistem melalui penerapan aplikasi pengelolaan usaha berbasis digital guna mempercepat proses transaksi sekaligus meningkatkan akurasi pencatatan keuangan.
Guna menjamin keberlanjutan program, Baznas Karanganyar juga menerjunkan tim pendamping rutin di setiap wilayah. Tim ini bertugas mengawal para mustahik dalam mengimplementasikan ilmu manajemen baru agar omzet warung dapat melesat secara signifikan.
Momentum ini sekaligus menjadi lembaran emosional bagi jajaran pimpinan Baznas Karanganyar. Masa bakti kepengurusan periode ini yang dimulai sejak 28 Juli 2021akan resmi berakhir pada 28 Juli 2026 mendatang. Program Z-Mart senilai Rp1,4 miliar ini menjadi warisan prestasi (legacy) nyata di penghujung masa jabatan mereka.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan konsistensi yang ditunjukkan oleh Ketua Baznas Karanganyar, Hafidhi, beserta seluruh jajaran hingga akhir masa baktinya.
"Ini adalah prestasi dan semangat yang luar biasa. Baznas Karanganyar mampu mengukir berbagai prestasi, termasuk dalam menorehkan juara di tingkat nasional dalam hal pengumpulan zakat," puji Rober Christanto.
Rober berharap, capaian gemilang ini tidak berhenti sebagai rekor murni, melainkan terus menjadi kiblat dan rujukan terbaik dalam mengawal kebangkitan ekonomi masyarakat, baik di tingkat provinsi maupun di kancah nasional.
Pewarta : Kacuk Legowo








