Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat dikonfirmasi setelah rapat Paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek, di gedung graha paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek, Kamis (27/4/2023).
Klikwarta.com, Trenggalek - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, suport serta akan segera tindak lanjuti atas penyampaian catatan- catatan strategis DPRD Kabupaten Trenggalek, tentang LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2022. LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Bupati merupakan laporan kinerja Bupati sesuai perencanaan tahunan yang dituangkan dalam RKPD sebagai penjabaran RPJMD.
“Saya selaku Kepala Daerah akan mensuport serta akan segera menindak lanjuti hasil rekomendasi atas keseluruhan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan Kabupaten Trenggalek, tahun anggaran 2022," ungkap Bupati Trenggalek, saat dikonfirmasi setelah rapat, di gedung graha paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Kamis (27/4/2023).
Dalam hal ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, akan suportif dan inline dengan apa yang sudah kita rencanakan (Pemerintah Daerah), " termasuk hasil rekomendasi DPRD Kabupaten Trenggalek, mulai dari penurunan anggka kemiskinan," ungkapnya.
"Target kita penurunan anggka kemiskinan tahun 2022 adalah 10,94 persen namun penurunan anggka kemiskinan mencapai 10,96 persen, jadi kita tetap optimis bisa tercapai karena masih di tahun 2023 diatas 10,16 persen di tahun 2026 nanti, sesuai dengan masa obyektif RPJMD Kabupaten Trenggalek omtimis tercapai angka penurunan kemiskinan 10,16 persen," bebernya.
Selanjutnya dari rekomendasi DPRD Kabupaten Trenggalek, tentang keuangan daerah yaitu lebih pada," peningkatan kapasitas fiskal anggaran dan juga membentuk tim khusus terkait Dana Insentif Daerah (DID), serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," imbuhnya.
Lebih lanjut, menanggapi tingginya SILPA pihaknya menyampaikan, banyak faktor yang menyebabkan SILPA Kabupaten Trenggalek tinggi diantaranya, faktor memang selisih lelang, pelaksanaan yang tidak memungkinkan dikerjakan karena status lahan," jadi kita sekarang sudah kita lakukan lelang lebih awal, saat ini bulan April sudah ada beberapa pemenang lelang," tuturnya.
Kemudian, bisanya di tahun sebelumnya bulan April dan Mei baru mengaploud dokumen lelang namun di tahun ini mulai bulan Februari sudah mulai aploud lelang.
Pihaknya berharap," tahun ini akan lebih tereksekusi lebih cepat dari tahun sebelumnya dan di tahun 2024 nantinya begitu di tetapkan APBD bisa dilakukan lelang cepat di Bulan November dan Desember sehingga di awal bulan Januari sudah bisa mulai pekerjaan," pungkasnya.
Pewarta: Hardi Rangga








