Musrenbang 2020 Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong
Klikwarta.com - Pemkab Rejang Lebong menggelar Musrenbangkab 2020, Selasa, (19/3/2019).Musrenbangkab dipimpin Bupati Rejang Lebong, HA.Hijazi. Serta dihadiri Ketua DPRD, M.Ali, ST, para pejabat OPD jajaran Pemkab Kepahiang.
"Ada 3 prioritas program yang disesuaikan dengan misi dan visi Pak Bupati. Yakni, pembangunan infrastruktur lingkungan RSUD 2 jalur. Sehingga tahun 2020, aktivitas RSUD 2 jalur sudah bisa berjalan 100 persen. Lalu, pembangunan infrastruktur destinasi wisata. Seperti Danau Mas Harun Bastari, Suban Air Panas, air terjun Batu Betiang dan Bukit Kaba. Terakhir adalah penurunan angka kemiskinan melalui pembangunan infrastruktur dasr. Seperti jalan, jembatan dan irigasi. Sehingga infrastruktur ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan petani,’’ jelas Kepala Bappeda Rejang Lebong, Asli Samin, Skep. Mkep usai Musrenbangkab.
Menurut Asli Samin, Musrenbangkap berhasil merumuskan 104 program dengan 305 kegiatan yang akan direalisasikan tahun 2020. Dana yang dibutuhkan mencapai Rp 1,8 triliun.
"Dana yang dibutuhkan sangat fantastis. Sebab, APBD 2019 hanya Rp 1,1 triliun. Tentunya, program dan kegiatan yang diusulkan dalam Musrenbangkab ini perlu dikaji dan diseleksi secara seksama. Tidak semua usulan akan diakomodir. Tentunya, program dan kegiatan yang berkaitan dengan misi dan visi Pak Bupati yang akan diprioritaskan", ujarnya.
Sementara Bupati Rejang Lebong, HA.Hijazi, SH, MSi, menjelaskan, Rejang Lebong telah mendapat kucuran dana DAK senilai Rp 50 miliar untuk pembangunan RSUD 2 jalur.
"Dari dana DAK Rp 50 miliar itu, Rp.33 miliar akan digunakan untuk membangun gedung. Gedung yang akan dibangun itu berupa gedung rawat inap berukuran 75 X 40 meter dengan 4 lantai dan menampung 250 tempat tidur. Ditambah, rumah dokter, apotek, bank dan BPJS. Bahkan, kita juga akan membeli lahan untuk lokasi parkir", jelas Bupati.
Dikatakan, RSUD 2 jalur diharapkan dapat menjadi RSUD rujukan. ‘’Jadi bukan hanya masyarakat Rejang Lebong yang berobat. Tapi, masyarakat Bengkulu dan provinsi tetangga dapat berobat ke RSUD 2 jalur. Karena sarana dan prasarananya memadai. Gedung memadai, alat memadai, dan SDM memadai. Kita akan menyiapkan dokter spesialis THT dan mata. Orangnya sudah ada dan akan kita sekolahkan,’’ katanya.
"Tahun 2020 nanti kita akan bangun museum daerah. Sehingga seluruh benda-benda peninggalan sejarah dapat ditampilkan di museum", demikian Bupati. (Adv)








