Pemkab Jember Perkuat Pengawalan Anggaran Pendidikan dan Percepatan Pembangunan melalui P-APBD 2026

Senin, 14/09/2026 - 19:54
Pemkab Jember Perkuat Pengawalan Anggaran Pendidikan dan Percepatan Pembangunan melalui P-APBD 2026

Pemkab Jember Perkuat Pengawalan Anggaran Pendidikan dan Percepatan Pembangunan melalui P-APBD 2026

Klikwarta.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas layanan publik dan percepatan pembangunan daerah melalui penyelesaian pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember, Gus Fawait, seusai menghadiri Rapat Paripurna IV DPRD Jember yang berlangsung di kantor DPRD Jember, Senin (14/9/2026) siang.

Rapat paripurna tersebut membahas empat agenda, yaitu penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran, pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD, persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026, serta penyampaian pendapat akhir Bupati Jember.

Bupati Gus Fawait menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan DPRD Jember dalam menyelesaikan tahapan pembahasan P-APBD 2026. 

Menurutnya, persetujuan bersama tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan masyarakat berjalan sesuai dengan prioritas daerah.

“Alhamdulillah, program dari pemerintah pusat untuk Jember di sektor pendidikan meningkat pesat. Revitalisasi sekolah kita insya Allah naik lebih dari 100 persen dibanding tahun 2025,” ujar Gus Fawait.

Penguatan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Bupati menjelaskan bahwa peningkatan dukungan anggaran pemerintah pusat tersebut memberikan peluang lebih besar bagi Kabupaten Jember untuk mempercepat revitalisasi fasilitas pendidikan.

Program revitalisasi tersebut mencakup lembaga pendidikan negeri dan swasta pada jenjang TK, PAUD, SD, hingga SMP. 

Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen mengawal pengalokasian dan pelaksanaan dukungan anggaran tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Gus Fawait menegaskan bahwa penguatan sektor pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan yang layak.

Untuk mendukung upaya tersebut, 
Pemerintah Kabupaten Jember juga mendorong sinergi yang lebih kuat dengan DPRD Jember dalam mengupayakan dukungan anggaran pembangunan dari pemerintah pusat.

“Kami juga merangkul teman-teman DPRD untuk bersama-sama menjemput bola ke Jakarta, bagaimana mendapatkan dukungan anggaran yang lebih besar untuk Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Optimalisasi Pelaksanaan Anggaran Daerah
Selain menyoroti sektor pendidikan, Bupati Jember juga menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan APBD Kabupaten Jember. 

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan, realisasi penyerapan anggaran secara keseluruhan berada pada kisaran 58 hingga 60 persen. 

Pemerintah daerah menargetkan penyerapan anggaran pada akhir tahun mencapai 90 hingga 95 persen.

Gus Fawait menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan fisik masih memerlukan penyesuaian teknis, antara lain akibat perubahan harga bahan bakar minyak dan material konstruksi. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap perangkat daerah guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana, ketentuan, serta target pembangunan yang telah ditetapkan.

Terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA), Bupati menyampaikan bahwa sisa anggaran yang bersumber dari efisiensi pelaksanaan kegiatan merupakan bagian dari dinamika pengelolaan keuangan daerah. Efisiensi anggaran dapat memberikan manfaat dalam menjaga efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, sepanjang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Namun, kami tetap berupaya sebaik mungkin agar anggaran dapat terserap dengan maksimal,” tegasnya.

Melalui persetujuan bersama P-APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen memperkuat pelaksanaan program prioritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengoptimalkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Seluruh perangkat daerah diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, mempercepat pelaksanaan kegiatan, dan memastikan penggunaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Jember. (**) 

Berita Terkait