Bupati Trenggalek Dampingi Kunjungan Kementerian PUPR

Senin, 21/03/2022 - 18:40
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat mendampingi kunjungan Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air (PPISDA) Kementerian PUPR, Ir. Arvi Argyantoro, M.A di Bendungan Tugu.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat mendampingi kunjungan Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air (PPISDA) Kementerian PUPR, Ir. Arvi Argyantoro, M.A di Bendungan Tugu.

Klikwarta.com, Trenggalek - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dampingi kunjungan Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air (PPISDA) Kementerian PUPR. Kemudian kunjungan ini menindaklanjuti rencana pemanfaatan Bendungan Tugu untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), Senin (21/3/2022).

Selanjutnya, pemanfaatan Bendungan Tugu sebagai PLTMH, sebagai bentuk dukungan dalam memitigasi perubahan iklim. Hal itu sejalan visi misi Presiden RI sebagaimana dibahas dalam COP26 maupun Presidensi G20, yang ditargetkan pada tahun 2025 bauran energi baru terbarukan di Indonesia berada di angka 23%.

“Meskipun pemerintah daerah sebenarnya tidak punya, urusan di bidang energi, tetapi kita mendorong karena kita punya bendungan yang cukup indah ini bagaimana kalau utilisasinya ditingkatkan,” ungkap, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.

“Tidak hanya menahan untuk air agar tidak banjir ataupun penyediaan air baku, tetapi juga menghasilkan listrik, maka itu yang terus kita bicarakan, kita berpartner dengan PJB dan tentunya nanti juga PLN sebagai user sebelum ke end user,” lanjutnya.

Lebih lanjut, di samping mengajukan izin kepada Kementerian PUPR terkait pemanfaatan Bendungan Tugu, Bupati Nur Arifin juga membahas kerja sama dari sisi pembiayaan.

“Karena ini asetnya ada aset Kementerian PU, kemudian nanti yang berinvestasi di sana ada PJB, ada pemerintah daerah yang dalam tanda kutip juga bekerja, nanti beroperasi di sini apakah lewat BUMD-nya atau seperti apa, nanti Pak Direktur biar mengarahkan lebih lanjut, dan yang paling penting listriknya nanti benar-benar termanfaatkan,” tuturnya.

“Memang di MoU ini yang kita kerjakan pertama kali di sisi mikro hidro yang kalau dari studi 0,4 megawatt, tapi ke depan juga kami berharap diizinkan juga nanti untuk menggunakan bentangan genanagan sesuai aturan yang 5% untuk digunakan floating solar panel,” imbuhnya.

“Juga nanti mungkin di tubuh main damnya tenaga surya juga bisa masuk, sehingga listrik yang dihasilkan nanti bisa lebih besar,” harapnya.

Selain itu, ke depan ketika bandara di Kediri sudah beroperasi dan potensi pariwisata kian berkembang, tentu mendukung kebutuhan industri akan listrik yang semakin meningkat. Juga tren penggunaan kendaraan listrik di masa mendatang.

“Kalau kendaraan listriknya, docking station-nya dari renewable resources seperti air dan tenaga surya tentu ini nanti bisa jadi pembangunan yang berbasis berkelanjutan dan juga ekonomi hijau di Indonesia, Trenggalek bisa berkontribusi,” pungkas Mas Ipin.

Direktur PPISDA Kementerian PUPR Ir. Arvi Argyantoro, M.A., membenarkan bahwa kunjungan tersebut adalah untuk menindaklanjuti rencana Pemkab Trenggalek memanfaatkan salah satu bagian dari Bendungan Tugu sebagai PLTMH.

“Jadi kami akan mencoba mencari alternatif pembiayaannya seperti apa untuk kita bisa melakukan apa yang tadi diharapkan Bupati,” tutupnya.

(Pewarta : Hardi Rangga)

Berita Terkait