Wamenekraf Buka IDW 2026, Desain Tak Sekadar Estetika tapi Cara Jalani Hidup

Sabtu, 19/09/2026 - 12:57
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, membuka sekaligus memberikan sambutan dalam acara Indonesia Design Week (IDW) 2026 di Indonesia Design Distric (IDD), PIK 2, Jumat (18/9/2026)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, membuka sekaligus memberikan sambutan dalam acara Indonesia Design Week (IDW) 2026 di Indonesia Design Distric (IDD), PIK 2, Jumat (18/9/2026)

Klikwarta.com, Jakarta -  Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, resmi membuka Indonesia Design Week (IDW) 2026. Ajang tahunan yang memasuki perhelatan ketiga ini mengeksplorasi desain dari berbagai perspektif melalui prinsip kolaborasi, kurasi oleh budaya, serta dibangun melalui keberagaman.

"Banyak orang mungkin melihat desain hanya dari sisi estetika. Padahal, kita tahu bahwa sains turut membentuk dan memengaruhi perilaku manusia, termasuk bagaimana kita bertindak, bergerak, makan, hingga menjalani kehidupan sehari-hari. Jadi, desain bukan sekadar soal estetika. Desain hadir dalam kehidupan kita dan pada saat yang sama turut membentuk cara kita menjalani kehidupan," kata Irene saat membuka IDW 2026 di Indonesia Design Distric (IDD), PIK 2, Jumat (18/9).

Wamenekraf juga menggarisbawahi krusialnya pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) pada karya desain lokal. Menurutnya, komersialisasi dan paten desain merupakan kunci agar karya desainer Indonesia dapat bersaing di pasar global sekaligus menggerakkan ekonomi terdesentralisasi di dalam negeri.

"Kami ingin mendorong kekayaan intelektual atas desain agar kita dapat menciptakan perubahan yang lebih baik dan memanfaatkan desain lokal, bukan hanya untuk pasar dunia, tetapi juga untuk Indonesia sendiri. Dari situlah kita dapat melihat kekuatan desain lokal, termasuk dalam arsitektur," ucap Irene.

Berlangsung pada 18–27 September 2026, IDW yang mengambil tema _The Collective Culture_ ini turut memperkuat kolaborasi internasional melalui kemitraan strategis untuk pertama kalinya bersama Salone del Mobile.Milano dari Italia. Kolaborasi ini menghadirkan ide-ide desainer muda global ke Indonesia guna mempercepat transfer pengetahuan dan ekspansi rantai pasok industri kreatif lokal.

CEO Indonesia IDD PIK 2 Ipeng Widjojo menyebut IDW bukan sekadar sebuah perayaan, melainkan ekosistem yang terus berkembang. Ipeng menyebut IDW menjadi penghubung bagi desainer, jenama, manufaktur, dan institusi di Indonesia ke panggung global.

"Kami berharap pameran ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga memunculkan percakapan, kolaborasi, dan gagasan baru di dalam komunitas desain Indonesia. Masa depan tersebut harus dibangun secara kolektif melalui kolaborasi, keberagaman, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi," ujar Ipeng.

Pembukaan IDW 2026 turut dihadiri oleh Duta Besar Italia untuk Indonesia Roberto Colaminè, Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, CEO Amarta Agung Sedayu Group Natalia Kusumo, Founder & Kurator SaloneSatellite Marva Griffin Wilshire, President of Salone del Mobile.Milano Maria Porro, serta Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekraf Sabar Norma Megawati Panjaitan. (**) 

Tags

Berita Terkait