TNI-Polri Dukung Percepatan Penurunan Stunting Melalui Rembuk Desa di Prambon

Kamis, 09/07/2026 - 16:44
TNI-Polri Dukung Percepatan Penurunan Stunting Melalui Rembuk Desa di Prambon

TNI-Polri Dukung Percepatan Penurunan Stunting Melalui Rembuk Desa di Prambon

Klikwarta.com, Trenggalek – Sinergitas TNI-Polri kembali ditunjukkan dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui kehadiran Babinsa Desa Prambon Sertu Imam Taukid bersama Bhabinkamtibmas pada Musyawarah Desa Rembuk Stunting di Balai Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum penyusunan langkah bersama dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

Musyawarah dihadiri Pelaksana Tugas Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Tugu Lucky Nurcahayu, S.E., Kepala Desa beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, TP-PKK Desa, Bidan Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, kader KB, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pendamping desa. Seluruh pemangku kepentingan membahas program prioritas yang akan dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027.

Babinsa Desa Prambon Sertu Imam Taukid mengatakan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan hingga masyarakat. Menurutnya, keterpaduan program menjadi kunci untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

"Rembuk stunting bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum menyatukan komitmen seluruh unsur desa dalam melindungi masa depan anak-anak. TNI-Polri siap mendukung setiap program yang berdampak langsung pada peningkatan kesehatan masyarakat dan percepatan penurunan angka stunting secara berkelanjutan," kata Sertu Imam Taukid.

Ia menambahkan, hasil musyawarah diharapkan mampu melahirkan program yang tepat sasaran dan dapat diakomodasi dalam RKPDes Tahun 2027. Dengan demikian, upaya pencegahan stunting dapat dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkesinambungan sesuai kebutuhan masyarakat Desa Prambon.

Pelaksana Tugas Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Tugu Lucky Nurcahayu mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam penyusunan program penanganan stunting. Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah desa, tenaga kesehatan, TNI-Polri, kader, dan masyarakat merupakan modal penting untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Melalui Musyawarah Desa Rembuk Stunting tersebut, Pemerintah Desa Prambon bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menyusun kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang sehat dan unggul di Kabupaten Trenggalek. (**) 

Berita Terkait