Gus Fawait Serahkan 48 Kendaraan Operasional, Koperasi Desa Siap Jadi Motor Ekonomi Jember

Selasa, 09/06/2026 - 00:04
Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) menyerahkan armada operasional berupa truk dan kendaraan pick up untuk mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) di Kabupaten Jember, Senin (8/6/2026).

Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) menyerahkan armada operasional berupa truk dan kendaraan pick up untuk mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) di Kabupaten Jember, Senin (8/6/2026).

Klikwarta.com, JEMBER - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan 23 unit truk dan 25 unit kendaraan pick up guna menunjang operasional koperasi di berbagai wilayah, Senin (8/6/2026).

Program yang mengusung tema “Bersama KD/KMP Membangun Ekonomi Desa yang Kuat, Mandiri, dan Sejahtera.” 
Hal itu menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, serta memperluas pemerataan pembangunan ekonomi hingga tingkat desa.

Penyerahan armada dilakukan bersama unsur Forkopimda, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta pemerintah desa sebagai bentuk sinergi mendukung program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menegaskan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam membangun ekonomi masyarakat berbasis gotong royong dan pemerataan kesejahteraan.

Menurutnya, koperasi bukan sekadar lembaga usaha, melainkan instrumen untuk memperkuat ekonomi rakyat kecil sekaligus mengurangi ketimpangan pendapatan masyarakat desa.

“Koperasi hadir untuk memperkuat ekonomi masyarakat bawah melalui semangat kebersamaan dan pemerataan. Dengan penguatan koperasi desa, pertumbuhan ekonomi diharapkan semakin inklusif dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan KD/KMP tidak ditujukan untuk menyaingi pelaku usaha kecil maupun toko kelontong milik warga. 

Sebaliknya, koperasi akan berperan melengkapi kebutuhan distribusi dan pelayanan ekonomi yang selama ini belum terjangkau secara optimal.

Pemkab Jember juga menyiapkan langkah lanjutan agar koperasi desa memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga gabah petani melalui kerja sama dengan Bulog. Skema tersebut diharapkan mampu membantu penyerapan hasil panen sehingga harga gabah tetap stabil dan menguntungkan petani.

Selain sektor pertanian, koperasi desa juga dipersiapkan menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nantinya, berbagai produk pertanian dan komoditas unggulan desa akan diserap melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dengan pola tersebut, pemerintah berharap perputaran ekonomi desa semakin meningkat karena hasil produksi masyarakat dapat terserap secara berkelanjutan.

Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Rifqi Muhammad Syuhada, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jember terus berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Ia menyebut, target awal pembentukan koperasi yang menjadi tanggung jawab Kodim telah tercapai sepenuhnya di 42 titik. 

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah desa.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama percepatan program ini. Dengan dukungan armada operasional, distribusi hasil produksi masyarakat diharapkan semakin lancar dan koperasi desa bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa,” pungkasnya. (Maria)

Berita Terkait