Film Biografi Lafran: Kisah Inspiratif Pendiri HMI Tayang Perdana di Bioskop

Jumat, 21/06/2024 - 18:41
Antuasias kader HMI saat nobar pada gelombang sesi pertama.

Antuasias kader HMI saat nobar pada gelombang sesi pertama.

Klikwarta.com, Bengkulu - Dunia perfilman Indonesia kembali bergairah dengan hadirnya film biografi terbaru, "Lafran", yang mengisahkan perjalanan hidup Lafran Pane, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Film ini tayang perdana di bioskop diseluruh Indonesia ini pada Kamis (20/06/2024) dan disambut antusias oleh berbagai kalangan, terutama dari dunia akademis dan komisariat HMI selingkuh Cabang Bengkulu.

"Lafran" mengangkat kisah inspiratif Lafran Pane, tokoh penting dalam sejarah organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia. Terinspirasi dari semangat juang dan idealismenya, Lafran mendirikan HMI pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta, dengan tujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan membina generasi muda Islam yang intelektual dan berkarakter.

Film ini disutradarai oleh Faozan Rizal dan dibintangi oleh Dimas Anggara, Lala Karmela, Mathias Muchus, Tanta Ginting, Ariyo Wahab, Farandika. Karya ini menggambarkan perjuangan Lafran dari masa mudanya hingga sukses mendirikan HMI, menghadirkan berbagai tantangan dan konflik yang dihadapinya dalam perjuangan menggerakkan mahasiswa dan masyarakat.

Salah satu Alumni, sekaligus Ketua Forum Kader Wartawan (FKW) KAHMI Wilayah Bengkulu mengatakan produser film Lafran ini merupakan film perdana produksi keluarga besar MN KAHMI yang bekerja sama dengan Reborn Initiative dan Radepa Studio yang memakan waktu sekitar tujuh tahun.

"Film Lafran ini produksi pertama keluarga besar MW KAHMI. Kisah ini difilmkan yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga mendidik penonton tentang sejarah penting bangsa ini terutama tentang sejarah organisasi mahasiswa Islam di Indonesia" ujarnya saat usai menonton di bioskop terbesar di Kota Bengkulu, Kamis (20/06/2024).

Penayangan perdana "Lafran" dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk para pemimpin HMI dari berbagai generasi, akademisi, dan pejabat Pemerintahan di Bengkulu, "Film 'Lafran' adalah pengingat penting tentang bagaimana peran mahasiswa dan pemuda dalam membangun bangsa," lanjutnya.

Selain di bioskop, film "Lafran" rencananya juga akan ditayangkan di berbagai platform digital untuk menjangkau penonton yang lebih luas. Dengan harapan film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan berjuang demi kemajuan bangsa.

Penayangan perdana ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat luas dan memberikan penghormatan kepada Lafran Pane sebagai salah satu pahlawan yang telah berkontribusi besar dalam sejarah pergerakan mahasiswa di Indonesia. (*)

Berita Terkait