Wali Kota Fadly Amran saat sampaikan capaian kerja dan prestasi, berlangsung di Pendopo Rumah Dinasnya, Senin (10/10/2022).
Klikwarta.com, Padang Panjang - Empat tahun memimpin Kota Padang Panjang, Wali Kota Fadly Amran dan dan Wakil Wali Kota Asrul sampaikan capaian kerja dan prestasi, berlangsung di Pendopo Rumah Dinasnya, Senin (10/10/2022).
Fadly menjelaskan, selama empat tahun kepemimpinan dirinya, berbagai langkah kebijakan dan beragam inovasi telah dilahirkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi “Kejayaan Padang Panjang yang Bermarwah dan Bermartabat.”
Sesuai komitmen, pasangan Wako Fadly-Wawako Asrul di awal pemerintahan dalam berbagai bidang dan sektor, hampir tercapai sesuai dengan yang tercantum di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Panjang tahun 2018 -2023.
“Hal tersebut meliputi antara lain, di bidang Kesehatan, Universal Health Coverage (UHC) hampir 100 persen. Pembenahan pasar, baik itu pasar pusat maupun pasar kuliner, pembangunan trotoar tetap dilanjutkan. Wisata pacu kudo, beasiswa guru, beasiswa prestasi dan beasiswa masyarakat miskin, dan lain-lain sebagainya,” jelas Fadly dalam konferensi pers memperingati empat tahun kepemimpinannya.

Salah satu pilot project yang tertuang dalam RPJMD Kota Padang Panjang tahun 2018-2023 adalah dimulainya pembangunan Sport Center yang dilaksanakan hari ini.
“Insya Allah Oktober 2023 nanti bisa dimanfaatkan masyarakat Padang Panjang,” terangnya.

Wakil Wali Kota Padang Panjang Asrul menambahkan, seluruh program kegiatan yang sudah menjadi prioritas yang ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah terlaksana dengan baik.
"Untuk pendidikan, Pemerintah Kota (Pemko) juga sudah mengirimkan siswa untuk bekerja dan sekolah ke Jepang, Medan dan lain sebagainya," imbuhnya.
Pihaknya mengakui, sempat merevisi RPJMD karena kemampuan keuangan sempat melemah, akibat pandemi Covid-19. Namun alhamdulillah dari apa yang sudah dituangkan dalam RPJMD, sudah terlaksana dengan baik dan ada yang sedang berjalan.
Ia sebut, angka kemiskinan Kota Padang Panjang berada pada angka 5,92 persen. Ini juga disebabkan, salah satunya karena Covid-19 yang dialami seluruh kabupaten/kota.
"Untuk kemiskinan ekstrem berada pada angka 0,00 persen. Gubernur Sumbar menyampaikan pada tahun 2024 targetnya 0,00%. Sedangkan untuk Kota Padang Panjang pada 2022 ini, sudah menduduki angka tersebut, yang berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS),” sebut Asrul.
(Pewarta: Edwarman)








